Status kesejahteraan yang tercatat dalam data pemerintah berpotensi memengaruhi akses masyarakat terhadap Pertalite. Pemerintah sedang membahas pengurangan subsidi BBM bagi kelompok desil 9 dan 10 yang dikategorikan sebagai masyarakat sejahtera.
Rencana itu belum berlaku, tetapi pemerintah menyiapkan pelaksanaan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Langkah tersebut dipertimbangkan untuk mengarahkan subsidi kepada kelompok yang lebih menjadi prioritas penerima bantuan.
Mengapa Desil 9 dan 10 Dibahas
Kelompok desil 9 dan 10 disebut memiliki penghasilan stabil serta aman dari risiko kemiskinan. Karena kondisi tersebut, keduanya tidak lagi dipandang sebagai kelompok prioritas dalam penerimaan bantuan atau subsidi pemerintah.
Pengelompokan kesejahteraan keluarga ditetapkan melalui sejumlah variabel sosial ekonomi. Unsurnya mencakup data individu, pekerjaan, pendidikan, fasilitas rumah tinggal, serta aset yang dimiliki keluarga.
Data tersebut dihimpun dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang dikelola Kementerian Sosial. Catatan kesejahteraan itu kini menjadi dasar yang sedang dipertimbangkan dalam penyesuaian sasaran subsidi bahan bakar.
Pemerintah ingin mengatasi persoalan penyaluran subsidi BBM yang belum sepenuhnya tepat sasaran. Pengurangan akses Pertalite bagi kelompok mampu menjadi salah satu opsi yang dibahas untuk mencapai tujuan tersebut.
Pertamina Disiapkan untuk Mendukung Kebijakan
Pelaksanaan kebijakan masih bergantung pada kesiapan sistem Pertamina. Pemerintah menilai keandalan sistem penting agar pembatasan akses dapat diterapkan sesuai sasaran yang telah ditentukan.
Belum ada mekanisme rinci maupun waktu pasti yang diumumkan kepada masyarakat. Pemerintah hanya menyampaikan bahwa pengurangan akses tidak dilakukan sekarang dan direncanakan berlangsung secara bertahap.
Pembahasan mengenai subsidi Pertalite dilakukan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Rapat koordinasi berlangsung di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Purbaya menyatakan pembatasan subsidi untuk masyarakat tingkat atas masuk dalam opsi yang dibicarakan. Kelompok desil 9 dan 10 menjadi sasaran awal yang disebut dalam pembahasan tersebut.
“Jadi tadi kita bahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalilte untuk yang tingkat atas, mungkin yang desil 9-10. Supaya nanti, bukan sekarang ya, beberapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap,” ujar Purbaya.
Pengecekan Dapat Dilakukan Mandiri
Keluarga dapat memeriksa posisi kesejahteraannya melalui situs Cek Bansos milik Kementerian Sosial. Pengguna perlu memasukkan Nomor Induk Kependudukan dan kode verifikasi yang diminta oleh sistem.
Hasil pencarian dapat menunjukkan tingkat desil keluarga yang tercatat dalam basis data pemerintah. Informasi ini menjadi penting untuk diketahui di tengah rencana penyesuaian penerima manfaat subsidi BBM.
Pemerintah menempatkan pembatasan ini sebagai upaya memperbaiki sasaran subsidi, bukan kebijakan yang sudah dijalankan. Keputusan akhir dan tata cara penerapannya masih menunggu hasil pertimbangan serta kesiapan sistem terkait.






