Saat Perjalanan Oranje Terhenti, Sportivitas Belanda Justru Diakui FIFA di Piala Dunia

Perjalanan Belanda di Piala Dunia berakhir pada babak 16 besar, tetapi FIFA tetap memberi pengakuan penting bagi Oranje. Tim tersebut dinobatkan sebagai penerima Fair Play Award untuk kali pertama.

Gelar ini menghadirkan kontras tajam dengan hasil yang dirasakan mengecewakan oleh Belanda. Oranje gagal meneruskan perjalanan setelah menghadapi Maroko, namun meninggalkan catatan disiplin yang kuat.

Penghargaan Pertama untuk Belanda

Fair Play Award merupakan penghargaan FIFA bagi tim dengan sportivitas, rasa hormat, dan perilaku teladan terbaik selama turnamen. Piala Dunia telah memasukkan penghargaan ini dalam tradisinya sejak 1970.

Belanda belum pernah menjadi pemenang sebelum edisi ini. Raihan tersebut membuat Oranje masuk ke daftar tim yang berhasil mendapat pengakuan atas perilaku mereka selama kompetisi.

FIFA tidak memaparkan alasan khusus saat memilih Belanda. Keputusan itu menunjukkan bahwa penilaian penghargaan tidak dapat disederhanakan hanya melalui satu statistik.

Disiplin di Dalam Lapangan

Belanda menyelesaikan turnamen tanpa kartu merah. Skuad Oranje hanya menerima tiga kartu kuning dalam seluruh pertandingan yang mereka jalani.

Turki, Republik Ceko, dan Tunisia memiliki jumlah kartu kuning yang lebih sedikit. Akan tetapi, ketiganya hanya berkompetisi hingga fase grup.

TimTahap TerakhirCatatan Kartu
BelandaBabak 16 besar3 kartu kuning, 0 kartu merah
TurkiFase grupKartu kuning lebih sedikit
Republik CekoFase grupKartu kuning lebih sedikit
TunisiaFase grupKartu kuning lebih sedikit

Belanda memainkan satu laga tambahan melalui babak 16 besar. Dalam konteks itu, catatan tiga kartu kuning tanpa kartu merah memperlihatkan kemampuan tim menjaga disiplin lebih lama dibanding sejumlah peserta lain.

Peran Suporter di Luar Pertandingan

Penilaian FIFA juga mencakup perilaku teladan di luar lapangan. Faktor tersebut membuka kemungkinan adanya pertimbangan terhadap dukungan publik bagi Belanda sepanjang turnamen.

Menurut Goal.com, kehadiran pendukung Oranje di Amerika Serikat menarik perhatian internasional. “Oranje-mars” menjadi fenomena yang banyak diperbincangkan selama Piala Dunia berlangsung.

Dukungan suporter itu sejalan dengan cakupan penghargaan yang tidak hanya melihat tindakan pemain saat bertanding. Meski begitu, FIFA tidak mengonfirmasi unsur mana yang paling menentukan kemenangan Belanda.

Catatan Positif Setelah Kritik

Penghargaan ini datang setelah Belanda sempat menuai kritik dalam beberapa tahun terakhir. Tim tersebut pernah dinilai kurang mampu menunjukkan ketegasan terhadap rekan setim dan lawan.

Skuad yang sebelumnya dilatih Ronald Koeman, yang kini telah hengkang, setidaknya memperoleh pengakuan atas sisi lain permainan mereka. Fair Play Award menjadi bukti bahwa Belanda dapat meninggalkan kesan positif di tengah kegagalan mencapai target turnamen.

Inggris merupakan penerima penghargaan pada Piala Dunia sebelumnya. Sementara itu, Brasil masih menjadi tim dengan koleksi Fair Play Award terbanyak, yakni empat kali.

Bagi Oranje, gelar ini tidak menggantikan ambisi yang gagal terwujud di lapangan. Namun, penghargaan tersebut menempatkan Belanda sebagai contoh sportivitas dalam edisi Piala Dunia ini.

Baca Juga