Incar Gelar CPTT, Pelatihan Brevet C Kupas Risiko Pajak dari Transaksi Global

Pelatihan Brevet Pajak C plus Sertifikasi CPTT batch ke-26 membuka kesempatan bagi peserta untuk memperoleh gelar nonakademik Certified Professional Tax Technician atau CPTT. Program ini juga membahas persoalan pajak internasional yang muncul dalam transaksi melibatkan lebih dari satu negara.

Gelar CPTT diterbitkan oleh Asosiasi Teknisi Perpajakan Indonesia yang disebut memiliki izin resmi Kemenkumham. Peserta yang menyelesaikan rangkaian program juga akan memperoleh sertifikat pelatihan dalam bentuk berkas digital dan cetak.

Kompetensi untuk Aktivitas Usaha Lintas Negara

Transaksi lintas negara memiliki aturan perpajakan yang lebih kompleks dibandingkan transaksi domestik. Karena itu, pendalaman materi internasional menjadi tahap lanjutan bagi pemegang Brevet Pajak A dan B.

Piranha Smart Center dan Education Visionary Lab menyelenggarakan program ini dengan pajak internasional sebagai fokus utama. Materinya mencakup pajak berganda internasional serta pemajakan penghasilan luar negeri yang diterima wajib pajak dalam negeri.

Peserta juga akan mempelajari kredit pajak luar negeri dan transfer pricing. Seluruh topik tersebut berkaitan dengan keadaan ketika penghasilan, subjek pajak, atau transaksi terhubung dengan lebih dari satu negara.

Menurut informasi yang dimuat detik.com, pelatihan ini dirancang bagi pihak yang ingin mendalami perpajakan internasional secara profesional. Sasaran pembelajarannya mencakup persoalan yang tidak lagi terbatas pada aktivitas pajak domestik.

KomponenRincian
PenyelenggaraPiranha Smart Center dan Education Visionary Lab
ProgramBrevet Pajak C plus Sertifikasi CPTT batch ke-26
Media pembelajaranDaring melalui Zoom
Jumlah pertemuanEnam kali pertemuan
EvaluasiSatu ujian teori pilihan ganda
FasilitasE-modul, rekaman video, dan akses konsultasi

Studi Kasus Menjadi Bagian Kelas

Program memadukan teori dengan latihan soal dan studi kasus. Kasus yang dibahas berkaitan dengan beragam subjek serta objek pajak, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Pendekatan tersebut digunakan agar peserta dapat memahami penerapan materi dalam kondisi perpajakan yang beragam. Latihan soal menjadi bagian dari enam pertemuan yang disiapkan oleh penyelenggara.

Selain ujian teori pilihan ganda, peserta mendapat akses konsultasi selama dan setelah pelatihan. Program turut menyediakan e-modul dan rekaman video pembelajaran sebagai fasilitas pendukung.

Jadwal dan Sasaran Peserta

Kelas akan dimulai pada Senin, 14 September 2026, melalui Zoom. Pertemuan berlangsung setiap Senin dan Selasa dari pukul 18.30 hingga 20.30 WIB.

Pelatihan ditujukan bagi lulusan Brevet Pajak A dan B yang ingin melanjutkan kompetensinya. Staf administrasi keuangan, konsultan pajak, serta pelaku bisnis ekspor impor di perusahaan multinasional juga termasuk sasaran program.

Sertifikat dan gelar CPTT dapat menjadi bentuk pengakuan atas kompetensi yang dipelajari peserta. Dokumen tersebut dapat digunakan sebagai bukti kompetensi dalam melamar pekerjaan maupun pengembangan karier.

Pendaftaran untuk batch ke-26 dilakukan melalui detikevent sebelum kuota pelatihan penuh. Seluruh rangkaian kelas dijalankan secara daring sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga