Rupiah menguat 0,03 persen ke Rp17.870 per dolar AS ketika pasar saham domestik baru saja mengalami koreksi. Kontras ini muncul menjelang perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026, saat investor menunggu pidato kenegaraan mengenai anggaran 2027.
Penguatan mata uang domestik ditopang aksi beli instrumen di pasar obligasi dalam negeri. Sementara itu, IHSG pada perdagangan sebelumnya turun 1,13 persen dan menutup sesi di level 6.301,77.
Pembiayaan syariah terus bertumbuh
Di luar dinamika pasar saham dan valuta asing, industri keuangan syariah mencatat pertumbuhan hingga Juni 2026. Bank Indonesia melaporkan pembiayaan perbankan syariah mencapai Rp720 triliun.
Nilai pembiayaan tersebut tumbuh 11,43 persen secara tahunan. Dana Pihak Ketiga perbankan syariah pada periode yang sama mencapai Rp816 triliun atau meningkat 13,13 persen secara tahunan.
| Indikator | Nilai | Pertumbuhan Tahunan |
|---|---|---|
| Pembiayaan Perbankan Syariah | Rp720 triliun | 11,43 persen |
| Dana Pihak Ketiga | Rp816 triliun | 13,13 persen |
Phintraco Sekuritas menilai pertumbuhan itu dapat memperbesar ruang pembiayaan syariah bagi investasi produktif dan ekspansi sektor riil. Data tersebut menjadi salah satu perkembangan domestik yang hadir di tengah perhatian pasar terhadap kebijakan ekonomi.
Pidato kenegaraan dan arah anggaran
Fokus utama investor tetap mengarah pada pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang akan memuat arah RAPBN 2027. Rencana anggaran tersebut dipandang relevan karena dapat menjelaskan prioritas belanja dan program nasional tahun depan.
Menurut data Badan Anggaran DPR RI, Program Kerja Prioritas Nasional 2027 mencakup delapan klaster utama. Kedaulatan pangan serta kemandirian energi dan air termasuk dalam klaster yang tercantum dalam program itu.
Prioritas nasional juga meliputi upaya penurunan tingkat kemiskinan. Pasar akan menilai bagaimana pemerintah memaparkan arah kebijakan tersebut dalam agenda kenegaraan.
Penjelasan mengenai prioritas anggaran berpotensi memberi konteks baru bagi penilaian terhadap ekonomi domestik. Sentimen itu menjadi penting setelah pasar saham mengalami pelepasan portofolio akibat rebalancing indeks MSCI Agustus 2026 serta aksi ambil untung.
IHSG berada di sekitar pivot
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak mendatar dalam rentang 6.230 sampai 6.370 pada perdagangan Jumat. Level 6.300 menjadi pivot, atau titik tengah yang akan dicermati pelaku pasar.
| Indikator Teknikal | Level atau Kondisi | Arti |
|---|---|---|
| Resistance | 6.370 | Batas atas proyeksi |
| Pivot | 6.300 | Titik tengah pergerakan |
| Support | 6.230 | Batas bawah proyeksi |
| Moving Average 20 | Indeks masih di atasnya | Posisi teknikal indeks |
Histogram positif MACD tercatat terus menyempit meskipun indeks masih berada di atas Moving Average 20. Keadaan ini mengisyaratkan belum adanya tenaga kuat untuk membawa indeks bergerak jauh dari rentang proyeksi.
Phintraco Sekuritas memasukkan GGRM, BBNI, BBCA, DSSA, dan EXCL ke daftar saham yang dapat dicermati untuk transaksi harian. Arah kelima saham tersebut akan mengikuti perkembangan sentimen anggaran, pergerakan rupiah, dan respons pasar terhadap level teknikal indeks.






