Rumah Semi Permanen Ayah Saddil Ludes di Muna Barat, Pemilik Sedang Tak di Rumah

Rumah semi permanen milik La Pantasi, ayah pesepak bola Saddil Ramdani, ludes terbakar di Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat. Saat api melalap bangunan, pemilik rumah dan istrinya sedang berada di kampung sebelah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena rumah dalam kondisi kosong. Meski demikian, seluruh isi rumah, mulai dari perabot hingga perangkat elektronik, hangus dan tidak dapat diselamatkan.

Kebakaran terjadi pada Jumat sore, 14 Agustus 2026, sekitar pukul 16.20 Wita. Kerugian material akibat musibah itu ditaksir mencapai Rp150 juta.

Bangunan 114,5 Meter Persegi Hangus

Rumah La Pantasi memiliki luas sekitar 114,5 meter persegi. Bangunan itu tergolong semi permanen dengan atap seng dan lantai keramik.

Kapolsek Lawa Ipda Jaman menyampaikan bahwa rumah korban habis dilalap api. “Bangunan rumah korban merupakan semi permanen beratap seng dan berlantai keramik,” kata Ipda Jaman seperti dikutip detikSulsel.

Data PeristiwaKeterangan
Pemilik rumahLa Pantasi
LokasiDesa Barangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat
Waktu kebakaranJumat, 14 Agustus 2026, sekitar 16.20 Wita
KerugianDitaksir Rp150 juta

La Pantasi dan istrinya disebut pergi untuk menyaksikan cucunya mengikuti lomba gerak jalan. Ketiadaan penghuni di dalam bangunan mencegah terjadinya korban jiwa, tetapi tidak mengurangi kerusakan akibat api.

Barang-barang rumah tangga serta elektronik menjadi bagian dari isi rumah yang ikut hangus. Kebakaran itu meninggalkan kerugian besar bagi keluarga La Pantasi karena bangunan dan barang milik mereka tidak tersisa.

Warga Mendatangi Sumber Kepulan Asap

Warga bernama Samsuddi menjadi orang yang pertama kali melihat tanda kebakaran. Ketika berada di sebuah bengkel, ia menyaksikan asap hitam tebal muncul dari arah timur.

Samsuddi kemudian menuju arah kepulan asap untuk mencari sumbernya. Ia mendapati api berasal dari rumah La Pantasi yang selanjutnya terbakar habis.

Informasi yang tersedia belum menjelaskan penyebab munculnya api. Keterangan kepolisian yang disampaikan mencakup kondisi rumah, waktu kejadian, keberadaan pemilik, dan perkiraan nilai kerugian.

Saddil Berada dalam Perjalanan ke Bali

Saddil Ramdani tidak berada di Muna Barat ketika rumah ayahnya terbakar. Ia sedang dalam perjalanan menuju Bali untuk bergabung dengan Persib Bandung saat menerima kabar mengenai musibah tersebut.

“Rumah bapak kebakaran, habis semua dalamnya. Tapi saya belum tahu lebih lanjut bapak bagaimana, semoga mereka baik-baik saja,” ujar Saddil melalui situs resmi Persib Bandung. Ia menyatakan masih berusaha memastikan kondisi kedua orang tuanya.

Saddil meminta doa agar keluarganya dapat melalui keadaan tersebut. Pemain yang baru menjalani tugas bersama Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026 itu juga memohon dukungan untuk persiapan timnya.

Persib Bandung sedang menatap Liga 1, kompetisi AFC, serta ASEAN Club Championship. “Minta doanya juga untuk Saddil dan tim yang sedang persiapan menatap Liga 1 juga kompetisi AFC dan ACC,” kata Saddil.

Baca Juga