Di Balik 1.310 Prodi Manajemen, Lulusan Bidang Ini Paling Banyak Menganggur

Indonesia memiliki 1.310 program studi Manajemen, salah satu ketersediaan jurusan yang sangat luas di perguruan tinggi. Pada saat yang sama, Manajemen tercatat sebagai bidang studi yang paling banyak ditemukan di antara penganggur sarjana.

Kontras antara besarnya akses pendidikan dan tantangan penyerapan tenaga kerja itu muncul dalam kajian LPEM FEB UI. Data tersebut menempatkan jumlah lulusan sebagai bagian penting untuk memahami pengangguran di tingkat pendidikan tinggi.

Publikasi Statistik Pendidikan Tinggi 2025 mencatat sekitar 1.096.786 mahasiswa menempuh pendidikan Manajemen sepanjang 2025. Jumlah besar ini sejalan dengan tingginya penerimaan mahasiswa baru serta banyaknya pilihan program studi yang tersedia.

Pada tahun yang sama, Manajemen menerima 210.182 mahasiswa baru dan berada di peringkat pertama secara nasional. Angka itu jauh melampaui program studi lain dalam daftar 10 jurusan dengan penerimaan mahasiswa baru terbanyak.

Jurusan dengan Penerimaan Mahasiswa Baru Terbesar

No.Program StudiMahasiswa Baru
1Manajemen210.182
2Pendidikan guru sekolah dasar102.244
3Ilmu hukum86.937
4Akuntansi75.571
5Pendidikan agama Islam59.804
6Ilmu komunikasi55.390
7Sistem informasi48.335
8Teknik informatika46.035
9Keperawatan36.512
10Pendidikan profesi guru25.092

Ilmu hukum dan akuntansi turut masuk dalam daftar penerimaan mahasiswa baru terbesar. Kedua bidang itu juga disebut dalam kajian sebagai penyumbang penganggur sarjana dalam jumlah besar.

Data Ketenagakerjaan Mengungkap Pola

Labor Market Brief Volume 7 Nomor 7 edisi Juli 2026 mengacu pada Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2025. Kajian LPEM FEB UI tersebut mengangkat pertanyaan mengenai kesiapan pasar kerja ketika akses pendidikan tinggi terus bertambah.

Selain Manajemen, bidang hukum, ekonomi, pendidikan, dan akuntansi tercatat dalam kelompok penganggur sarjana terbanyak. Bidang dengan jumlah lulusan besar cenderung lebih sering muncul dalam kelompok ini.

Cakupan keilmuan Manajemen yang luas menjadi salah satu alasan jurusan ini tersedia di banyak kampus. Ketersediaan yang besar kemudian selaras dengan tingginya jumlah mahasiswa yang memilihnya.

Temuan tersebut tidak menyatakan bahwa seluruh lulusan Manajemen akan menganggur. Data itu lebih menunjukkan bahwa basis mahasiswa dan lulusan yang besar membuat kondisi penyerapan kerja bidang tersebut perlu dicermati.

Minat Terkumpul pada Rumpun Tertentu

Rumpun pendidikan, sosial, ekonomi, teknik, serta kesehatan menjadi bidang yang paling banyak diminati mahasiswa. Kapasitas program studi pada rumpun-rumpun tersebut juga lebih besar dibandingkan sejumlah bidang lain.

Ilmu MIPA, agama, humaniora, dan seni mendapat proporsi mahasiswa baru paling sedikit. Ketersediaan program studi pada empat rumpun itu masih menjadi yang paling terbatas di Indonesia.

Distribusi mahasiswa baru pada bidang yang kurang diminati pada 2025 sama dengan kondisi 2024. Kondisi ini memperlihatkan pilihan pendidikan tinggi masih terkonsentrasi pada sejumlah jurusan populer.

Baca Juga