Calon murid SNT 2026 perlu mencermati lokasi sekolah tujuan karena domisili menjadi salah satu prioritas penerimaan. Kemendikdasmen mengutamakan pendaftar yang tinggal di kecamatan, kabupaten, atau kota yang sama dengan lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi.
Penerimaan murid baru dibuka di 17 wilayah dan pendaftar dari daerah sekitar masih dapat mempertimbangkan pengajuan sesuai ketentuan serta daya tampung. Pemilihan lokasi perlu dilakukan sebelum calon murid mengirimkan dokumen melalui portal pendaftaran.
17 Wilayah Pelaksanaan SNT
Lokasi SNT 2026 tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Pendaftar perlu memastikan wilayah sekolah yang dituju sesuai dengan data domisili dan pilihan pendaftaran.
| No. | Wilayah Pelaksanaan |
|---|---|
| 1 | Kabupaten Bogor |
| 2 | Kabupaten Cianjur |
| 3 | Kabupaten Gowa |
| 4 | Kabupaten Bone Bolango |
| 5 | Kota Tidore Kepulauan |
| 6 | Ibu Kota Nusantara |
| 7 | Kabupaten Banyumas |
| 8 | Kabupaten Jepara |
| 9 | Kota Subulussalam |
| 10 | Kota Tarakan |
| 11 | Kabupaten Donggala |
| 12 | Kabupaten Bolaang Mongondow |
| 13 | Kabupaten Minahasa Utara |
| 14 | Kabupaten Kupang |
| 15 | Kabupaten Buton Tengah |
| 16 | Kabupaten Tebo |
| 17 | Kabupaten Tanjung Jabung Timur |
SNT merupakan sekolah jenjang SMP dan SMA untuk murid berprestasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ketentuan prioritas domisili membuat calon murid perlu memperhatikan keterkaitan tempat tinggal dengan sekolah yang dipilih.
Pendaftaran Ditutup 27 Juli
Pendaftaran SNT 2026 berlangsung pada 21–27 Juli 2026 melalui portal snt.kemendikdasmen.go.id/spmb. Masa pengajuan tersebut beririsan dengan awal proses seleksi yang dijadwalkan berjalan pada 27–31 Juli 2026.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, meminta pendaftar menyiapkan seluruh persyaratan sejak awal. “Siapkan dokumen dengan lengkap dan lakukan pendaftaran melalui portal resmi sebelum 27 Juli 2026,” kata Gogot dalam keterangan tertulis pada 23 Juli 2026.
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pengumuman dan sosialisasi | 21–24 Juli 2026 |
| Pendaftaran | 21–27 Juli 2026 |
| Proses seleksi | 27–31 Juli 2026 |
| Pengumuman hasil seleksi | 3 Agustus 2026 |
| Daftar ulang | 4–7 Agustus 2026 |
Dokumen dan Tahapan Seleksi
Dokumen utama yang diperlukan terdiri atas kartu keluarga, akta kelahiran, NISN, ijazah atau surat keterangan lulus, serta rapor lima semester terakhir. Pendaftar juga perlu menyiapkan sertifikat Tes Kemampuan Akademik atau TKA.
Persyaratan lain mencakup identitas orang tua atau wali, pasfoto, dan surat pernyataan orang tua atau wali. Sertifikat prestasi akademik maupun nonakademik dapat menjadi dokumen pendukung, sedangkan kepesertaan program perlindungan sosial dapat disertakan untuk afirmasi ekonomi.
Seleksi mencakup pemeriksaan administrasi dan Tes Skolastik. Tes ini mengukur kemampuan penalaran verbal, numerik, pemecahan masalah, serta penalaran logistik.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 3 Agustus 2026. Murid yang lolos kemudian dijadwalkan melakukan daftar ulang pada 4–7 Agustus 2026.
Kesiapan dokumen, ketepatan waktu, dan pemahaman atas prioritas domisili menjadi bagian penting dalam pendaftaran SNT 2026. Calon murid perlu menyelesaikan seluruh tahapan melalui portal resmi sesuai jadwal yang ditetapkan.






