Kementerian Koperasi RI akan menggelar Koperasi Awards 2026 pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 19.00 WIB. Acara tersebut menghadirkan lima kategori penghargaan bagi pihak yang dinilai berperan menguatkan koperasi dan ekonomi rakyat.
Penerima penghargaan tidak terbatas pada penggerak koperasi di lapangan. Tokoh masyarakat, pejabat pemerintah pusat dan daerah, pejabat negara, serta tokoh pembuat kebijakan juga masuk dalam cakupan apresiasi.
Menurut Detik Finance, masyarakat dapat menyaksikan penganugerahan itu melalui siaran langsung di platform detikcom. Penyelenggaraan ajang ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dalam pembinaan dan pengembangan ekosistem koperasi.
Siapa yang Menjadi Sasaran Penghargaan
| Kategori | Penerima | Peran yang Disorot |
|---|---|---|
| Bakti Koperasi Makarti Guna Swasembada | Tokoh gerakan koperasi | Kerja nyata membangun kemandirian ekonomi |
| Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha | Pejabat pusat dan daerah | Pembinaan ekonomi warga melalui birokrasi |
| Bakti Koperasi Sri Radhana Swasembada | Tokoh masyarakat | Gerakan koperasi untuk kemakmuran bersama |
| Bakti Koperasi Nayaka Mahambara | Pejabat negara | Penguatan koperasi tingkat nasional |
| Bakti Koperasi Pradana Nayaka | Penggerak kebijakan | Peran utama dalam penggerakan koperasi |
Bakti Koperasi Makarti Guna Swasembada menempatkan aktivitas nyata sebagai dasar penghargaan bagi tokoh gerakan koperasi. Kategori tersebut berhubungan langsung dengan upaya mewujudkan kemandirian ekonomi.
Di jalur pemerintahan, Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha mengapresiasi pejabat pusat maupun daerah. Fokusnya adalah pengabdian dalam membina ekonomi warga melalui fungsi birokrasi.
Bakti Koperasi Sri Radhana Swasembada menyasar tokoh masyarakat yang aktif menggerakkan ekonomi rakyat dengan wadah koperasi. Gerakan itu dikaitkan dengan tujuan membangun kemakmuran bersama.
Pejabat negara yang memberikan kontribusi nyata terhadap gerakan koperasi nasional dapat memperoleh Bakti Koperasi Nayaka Mahambara. Kategori ini mencerminkan pentingnya dukungan pada tingkat negara terhadap perkembangan koperasi.
Sementara Bakti Koperasi Pradana Nayaka diberikan kepada tokoh yang berada di barisan penggerak kebijakan. Penyebutan kategori itu merujuk pada makna pemimpin serta peran utama atau terdepan.
Manfaat Ekonomi yang Lebih Luas
Kemenkop mengarahkan penghargaan tersebut untuk menguatkan semangat pembinaan koperasi secara berkelanjutan. Koperasi diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memperluas manfaat ekonomi di berbagai wilayah.
Ruang apresiasi ini juga menegaskan bahwa ekonomi kerakyatan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Kontribusi masyarakat, gerakan koperasi, birokrasi, dan kebijakan ditempatkan sebagai bagian dari tujuan yang saling berkaitan.
Melalui Koperasi Awards 2026, Kemenkop berharap lahir lebih banyak penggerak kemajuan koperasi di seluruh Indonesia. Penganugerahan itu ditujukan untuk menghormati upaya yang memperkuat manfaat ekonomi bagi warga.






