Prancis Perluas Armada Pemadam saat 3 Kebakaran Besar Masih Melalap Lahan

Tiga kebakaran hutan yang masih aktif di Prancis masing-masing telah menghanguskan lebih dari 1.000 hektare lahan. Pemerintah mengerahkan sumber daya pemadaman dalam skala besar ketika api masih muncul di banyak wilayah.

Tekanan terhadap operasi pemadaman bertambah karena petugas harus menangani 250 hingga 300 kebakaran secara bersamaan di seluruh negeri. Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan armada udara dan penyebaran personel menjadi semakin besar.

Kekuatan Udara Ditambah

Prancis mengoperasikan 12 pesawat pengebom air Canadair dan delapan pesawat Dash. Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez menyatakan jumlah kekuatan pemadaman dari udara bertambah menjadi sekitar 40 pesawat melalui dukungan pesawat sewaan dan helikopter pembom air.

Pesawat dan helikopter itu menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap titik api yang tersebar luas. Armada perlu disalurkan ke banyak lokasi karena kebakaran tidak lagi hanya terkonsentrasi di satu kawasan.

Jenis ArmadaJumlahKeterangan
Canadair12Pesawat pengebom air
Dash8Pesawat pemadam kebakaran
Armada setelah dukungan tambahanSekitar 40Termasuk pesawat sewaan dan helikopter

Presiden Emmanuel Macron mengatakan Prancis bekerja sama dengan lima negara Eropa lain untuk melakukan pemesanan bersama pesawat Canadair. Menurut Macron, kerja sama itu turut membantu menghidupkan kembali produksi pesawat yang sebelumnya sempat dihentikan.

Lahan Hangus dalam Tiga Pekan

Dalam tiga pekan terakhir, kebakaran telah melalap hampir 11.000 hektare lahan di Prancis. Sekitar 35.000 hektare area lain juga dilaporkan terdampak.

Direktur Jenderal Perlindungan Sipil Julien Marion menyatakan ancaman kebakaran kini menjangkau wilayah yang lebih luas. Sekitar 50 departemen masuk kategori kawasan hutan berisiko tinggi.

Wilayah yang disebut berisiko mencakup Cotes-d’Armor di Brittany serta Seine-et-Marne dekat Paris. Perubahan sebaran risiko itu menambah tantangan bagi pemerintah dalam mengalokasikan sumber daya pemadaman.

Situasi KebakaranAngkaPeriode atau Status
Lahan terbakarHampir 11.000 hektareTiga pekan terakhir
Area terdampakSekitar 35.000 hektareAkibat rangkaian kebakaran
Kebakaran aktif besar3Masing-masing lebih dari 1.000 hektare
Departemen berisiko tinggiSekitar 50Wilayah rawan kebakaran hutan

Penindakan atas Dugaan Pembakaran

Saat mengunjungi Hutan Fontainebleau pada Kamis (16/7), Macron menyampaikan bahwa sejumlah tersangka telah ditangkap. Kebakaran di kawasan itu diduga sengaja dipicu.

“Pesan yang disampaikan jelas: tidak akan ada yang dibiarkan begitu saja,” kata Macron. Ia menekankan sikap toleransi nol terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.

Catatan Kebakaran Sepanjang 2025

Berdasarkan data Kantor Kehutanan Nasional Prancis, hampir 15.000 kebakaran terjadi sepanjang 2025. Api menghanguskan sekitar 30.000 hektare hutan dan vegetasi lainnya.

Sekitar 1.800 kejadian diklasifikasikan sebagai kebakaran hutan dengan area terdampak hampir 20.000 hektare. Salah satu kebakaran terbesar berlangsung di Pegunungan Corbieres, Departemen Aude, Prancis selatan, pada Agustus.

Dengan titik rawan yang meluas dan beberapa kebakaran besar belum padam, pemerintah masih menghadapi pekerjaan berat untuk membatasi penyebaran api. Penguatan armada udara berjalan bersamaan dengan upaya menjaga agar kawasan rawan baru tidak ikut meluas.

Baca Juga