Pendaratan darurat sebuah pesawat Biman Bangladesh Airlines di Roma membuat 259 penumpang tertahan hingga sekitar 40 jam. Penundaan panjang itu terjadi setelah pesawat rute Toronto-Dhaka mengalami gangguan pada sistem pendingin udara dan kontrol tekanan kabin.
Situasi penumpang sempat memburuk karena mereka berada sekitar delapan jam di kabin tanpa pendingin udara yang berfungsi. Anak-anak dan lansia termasuk di antara penumpang yang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan.
Dari Kabin ke Area Transit Bandara
Pesawat BG306 mendarat di Bandara Fiumicino Roma pada 7 Agustus 2026 dalam perjalanan menuju Dhaka. Setelah gangguan ditemukan, maskapai membatalkan kelanjutan penerbangan dan meminta seluruh penumpang turun ke terminal.
Namun, penumpang tidak serta-merta dapat meninggalkan bandara untuk menunggu di luar. Banyak pemegang paspor Bangladesh tidak memperoleh izin masuk ke Italia sehingga harus berada di lounge bandara.
Maskapai Menyiapkan Konsumsi dan Akomodasi
Biman Bangladesh Airlines menyediakan konsumsi dan akomodasi hotel bagi penumpang yang terdampak selama proses penanganan berlangsung. Fasilitas tersebut diberikan dalam masa tunggu penyelesaian gangguan teknis dan pengaturan perjalanan lanjutan.
Penumpang tetap harus menunggu sampai pesawat dinyatakan memenuhi persyaratan keselamatan untuk beroperasi. Kerusakan pada kontrol tekanan kabin menjadi salah satu aspek yang perlu diperiksa secara menyeluruh.
| Penerbangan | Rute | Pengaruh Gangguan |
|---|---|---|
| BG306 | Toronto-Dhaka | Pendaratan darurat dan penundaan di Roma |
| BG305 | Dhaka-Roma-Toronto | Jadwal berangkat diundur |
Suku Cadang Dikirim Sejauh 7.000 Kilometer
Untuk memperbaiki pesawat, maskapai mendatangkan dua teknisi serta suku cadang dari Dhaka ke Roma. Perjalanan tim perbaikan tersebut menempuh jarak sekitar 7.000 kilometer.
Teknisi tiba pada 8 Agustus 2026 dan menyelesaikan perbaikan sistem yang bermasalah dalam sekitar dua jam. Sesudahnya, maskapai melanjutkan pemeriksaan keselamatan sebelum mengoperasikan kembali pesawat menuju Dhaka.
Efeknya Menjangkau Penerbangan Lain
Gangguan pada pesawat ini tidak berhenti pada penumpang BG306. BG305 rute Dhaka-Roma-Toronto yang dijadwalkan menggunakan pesawat sama juga terkena dampak perubahan rotasi.
Keberangkatan BG305 kemudian dijadwalkan menjadi pukul 13.00 waktu setempat dari Bandara Internasional Hazrat Shahjalal. Penyesuaian itu dilakukan karena pesawat harus menyelesaikan perbaikan dan pemeriksaan sebelum kembali dimasukkan ke jadwal penerbangan.
Insiden di Roma menggambarkan tekanan yang dapat muncul saat gangguan teknis terjadi dalam penerbangan transit. Bagi para penumpang, masalah tersebut berarti penantian panjang yang dimulai di kabin panas dan berlanjut di area lounge bandara.






