Usai Kehilangan Pilar Serang, Persib Pilih Mariano Peralta untuk Misi Dua Musim

Kepergian sejumlah pilar di area serangan membuat Persib Bandung membutuhkan tambahan kekuatan untuk musim berikutnya. Pilihan klub kemudian jatuh kepada Mariano Peralta, Pemain Terbaik Super League 2025/2026 yang dikontrak selama dua tahun.

Perekrutan tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan pemain sayap dengan kualitas teknis dan pemahaman taktis. Peralta akan menjadi salah satu opsi Persib dalam menghadapi Super League 2026/2027.

Pemain Sayap yang Dicari Persib

Pelatih kepala Igor Tolic melihat perlunya winger yang tidak hanya mengandalkan kecepatan. Persib juga membutuhkan pemain yang mampu memahami tuntutan taktis dan telah teruji dalam kompetisi Indonesia.

“Persib membutuhkan sosok penyerang sayap yang tak hanya cepat, tetapi juga cerdas secara taktis dan teruji di kompetisi tanah air,” ujar Tolic. Atas dasar kebutuhan tersebut, ia memberikan rekomendasi langsung agar Persib mengejar Peralta.

Status individu terbaik yang diraih Peralta menjadi nilai tambahan, tetapi bukan satu-satunya alasan perekrutannya. Persib menilai profil pemain asal Argentina itu sesuai dengan celah yang terbuka setelah musim sebelumnya berakhir.

Kontrak Dua Tahun dalam Proyek Kompetitif

Persib mengikat Peralta untuk dua musim sebagai bagian dari rencana membangun lini depan. Klub menawarkan peluang mengejar gelar serta kemungkinan tampil di level Asia dalam proyek olahraga tersebut.

Fasilitas latihan modern dan dukungan suporter fanatik turut menjadi daya tarik bagi Peralta untuk memilih Bandung. Penawaran itu menunjukkan bahwa Persib mencoba membangun keyakinan pemain melalui ambisi tim, bukan hanya besaran kontrak.

Tolic menegaskan bahwa posisi Persib sebagai klub kompetitif bisa menarik pemain meski tawaran finansialnya bukan yang paling tinggi. “Klub ini berada di level di mana meskipun penawaran uangnya tidak paling tinggi, pemain tetap ingin datang karena mereka mengejar kesuksesan,” kata Tolic.

Transfer Dijaga dari Persaingan Penawaran

Persib menjalankan pendekatan tertutup selama proses mendatangkan Peralta. Langkah itu diambil untuk mencegah informasi negosiasi menyebar dan memicu persaingan penawaran dari klub lain.

Keberhasilan transfer ini melibatkan peran dari pelatih, manajemen, dan tim perekrutan. Medcom.id melaporkan bahwa Tolic menyebut Glenn Sugita serta Stanley Bernard sebagai figur penting dalam proses tersebut.

NamaPeran Utama
Igor TolicMerekomendasikan Peralta sesuai kebutuhan lini sayap
Glenn SugitaMenyediakan dukungan energi dan investasi
Stanley BernardMengurus negosiasi dan perekrutan pemain

Glenn Sugita disebut memberi dukungan yang menjadi dasar bagi langkah Persib di bursa pemain. “Pak Glenn dengan energinya yang sangat besar dan investasinya menjadi dasar utama. Tanpa ini, kita tidak bisa melakukan apa-apa,” ungkap Tolic.

Stanley Bernard disebut menjalankan perekrutan pemain sepanjang tahun. Tolic menilai proses itu penting karena Persib tidak dapat mengandalkan kemampuan membeli pemain tanpa batas.

“Kami bukan klub kaya raya yang bisa membeli siapa saja, tetapi dengan seni bernegosiasi dari Stanley, kami berhasil mendatangkan pemain-pemain terbaik, dan Peralta salah satunya,” tambah Tolic. Negosiasi yang terukur pun menjadi bagian dari cara Persib melengkapi proyek olahraga yang ditawarkan kepada pemain.

Masuknya Peralta memberi Persib tambahan pemain sayap dengan pengalaman kompetisi Indonesia dan pengakuan sebagai pemain terbaik musim sebelumnya. Transfer itu sekaligus menandai respons klub atas kebutuhan memperbaiki kedalaman lini depan untuk dua musim mendatang.

Baca Juga