Dua unit rumah nondinas diserahkan kepada keluarga prajurit Kodam XVII/Cenderawasih yang gugur dalam tugas. Bantuan hunian di Kabupaten Jayapura itu menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan bagi ahli waris.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang menyerahkan bantuan secara langsung pada Rabu (12/8/2026). Lokasi penyerahan berada di Perumahan Grand Efata, Doyo Lama, Kabupaten Jayapura.
Rumah tersebut berada di kawasan Perumahan Grand Efata Sentani dan diperuntukkan bagi keluarga prajurit yang ditinggalkan. Kehadiran hunian itu diarahkan untuk membantu kebutuhan tempat tinggal serta memberi rasa aman dan nyaman bagi penerima.
Dukungan Nyata untuk Keluarga
TNI Angkatan Darat melalui Kodam XVII/Cenderawasih menempatkan bantuan ini sebagai bagian dari perhatian kepada ahli waris. Institusi menyatakan dukungan kepada keluarga prajurit akan terus diberikan sesuai kemampuan yang tersedia.
Perhatian terhadap keluarga dinilai penting karena mereka harus melanjutkan kehidupan setelah kehilangan anggota keluarga dalam pelaksanaan tugas. Pangdam mengapresiasi pimpinan TNI AD atas perhatian terhadap kesejahteraan keluarga besar tentara di Papua.
Febriel menyatakan duka mendalam atas gugurnya para prajurit Kodam XVII/Cenderawasih. Ia memberikan penghargaan atas dedikasi yang ditunjukkan para prajurit hingga akhir hayat.
Teladan bagi Prajurit dan PNS
Pangdam mengajak personel serta PNS di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih meneladani loyalitas dan keberanian para prajurit yang gugur. Ia berharap nilai perjuangan itu mendorong profesionalisme dengan kepentingan bangsa sebagai prioritas.
Menurutnya, pengorbanan para prajurit menunjukkan nilai Sumpah Prajurit dan Sapta Marga yang dijalankan hingga akhir hayat. Nilai tersebut harus menjadi inspirasi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pengorbanan para prajurit tersebut merupakan wujud nyata dari Sumpah Prajurit dan Sapta Marga yang dipegang teguh hingga akhir hayat. Pengabdian mereka akan selalu menjadi teladan dan inspirasi bagi seluruh prajurit TNI Angkatan Darat dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Pangdam Cenderawasih.
Komitmen Pendampingan
Bantuan rumah nondinas menegaskan bahwa penghormatan terhadap prajurit yang gugur diwujudkan pula melalui pendampingan kepada keluarganya. Dukungan kepada ahli waris menjadi bagian dari komitmen Kodam XVII/Cenderawasih terhadap keluarga besar TNI AD.
“Keluarga besar TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam XVII/Cenderawasih, akan senantiasa memberikan perhatian dan dukungan sesuai kemampuan yang dimiliki,” ucap Febriel.
Pangdam kembali menekankan arti penghormatan bagi prajurit dan keluarga mereka. “Pengabdian boleh berakhir di medan tugas, tetapi penghormatan terhadap prajurit dan keluarganya tidak boleh pernah berakhir,” katanya.
Dua rumah di Kabupaten Jayapura kini menjadi dukungan nyata bagi ahli waris prajurit yang gugur. Penyerahan itu membawa pesan bahwa keluarga yang ditinggalkan tetap memperoleh perhatian dari TNI AD.






