Target 3 Tahun Ditetapkan, Penanaman Bawang Putih Serentak Dimulai di 17 Provinsi

Pemerintah menyiapkan gerakan penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi sebagai bagian dari target swasembada dalam tiga tahun. Program ini menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat pasokan domestik pada komoditas yang masih didominasi produk impor.

Presiden Prabowo Subianto disebut akan meluncurkan kegiatan tersebut bersama unsur pemerintah dan pihak terkait. Penanaman dijadwalkan dimulai pada pertengahan Agustus dengan keterlibatan Kementerian Pertanian serta Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Peluncuran Dipelopori Sejumlah Pihak

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan Kapolri dan Menteri Pertanian akan mempelopori pelaksanaan program. Ia juga menyebut peluncuran di 17 provinsi direncanakan berlangsung pada tanggal 19.

“Kan besok tanggal 19, dipelopori oleh Pak Kapolri, dan Mentan serta lainnya. Nanti Pak Presiden akan melaunching 17 provinsi untuk mulai tanam bawang putih,” ujar Zulkifli Hasan.

Kegiatan ini dirancang untuk memperluas penanaman bawang putih pada sejumlah wilayah sekaligus. Pemerintah memandang keterlibatan berbagai provinsi sebagai unsur penting dalam membangun produksi nasional yang lebih kuat.

Zulkifli Hasan menekankan bahwa arah kebijakan pemerintah adalah memperbesar panen dari dalam negeri. Dalam pernyataan yang dikutip Antara pada Sabtu, 15 Agustus 2026, ia mengatakan, “Nanam kita.”

Ketergantungan Pasokan Masih Tinggi

Bawang putih masih menjadi salah satu komoditas pangan yang belum dipenuhi secara mandiri oleh hasil produksi lokal. Kondisi itu membuat pemerintah menempatkan pengurangan ketergantungan impor sebagai tujuan utama gerakan tanam serentak.

Target tiga tahun menunjukkan bahwa pemerintah masih menghadapi tantangan dalam membangun ketersediaan bawang putih nasional. Prabowo mengakui komoditas bumbu dapur tersebut belum mencapai status swasembada.

“Kita masih belum swasembada bawang putih, kita berjuang agar dalam tiga tahun kita bisa mencapai swasembada bawang putih,” tegas Prabowo. Penanaman di 17 provinsi diharapkan menjadi salah satu penopang pencapaian target tersebut.

Delapan Komoditas Sudah Dinyatakan Swasembada

Sebelum menetapkan fokus pada bawang putih, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan. Pernyataan itu disampaikan saat Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI-DPR RI Tahun 2026.

Komoditas yang telah disebut mencapai swasembada meliputi beras, jagung, gula konsumsi, gula industri, bawang merah, daging sapi, daging kerbau, dan kedelai. Bawang putih belum masuk dalam daftar tersebut karena pasokannya masih belum bertumpu sepenuhnya pada panen domestik.

KomoditasStatusKeterangan
BerasSwasembadaDisampaikan Presiden
JagungSwasembadaDisampaikan Presiden
Gula konsumsi dan gula industriSwasembadaDisampaikan Presiden
Bawang merahSwasembadaDisampaikan Presiden
Daging sapi, daging kerbau, dan kedelaiSwasembadaDisampaikan Presiden

“Dalam satu tahun terakhir, Indonesia mencapai swasembada 8 komoditas pangan,” ungkap Prabowo. Pemerintah kini menempatkan swasembada bawang putih sebagai fokus berikutnya dalam agenda penguatan pangan nasional.

Keberhasilan program akan bergantung pada hasil penanaman yang dimulai di berbagai daerah tersebut. Produksi dalam negeri diharapkan dapat semakin memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa terus bergantung pada pasokan dari luar negeri.

Baca Juga