Alwi Farhan memiliki satu hari untuk memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjuangannya di babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Masa jeda itu menjadi perhatian setelah ia mengalahkan Yoo Tae-bin dalam dua gim langsung.
Alwi menang 21-17, 21-12 pada babak 64 besar di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India. Pertandingan yang berlangsung Senin, 17 Agustus 2026, itu selesai dalam waktu 45 menit.
Pemulihan menjadi kebutuhan penting karena lawan berikutnya belum diketahui. Alwi akan berhadapan dengan pemenang duel Le Duc Phat dari Vietnam melawan Joakim Oldorff dari Islandia.
Istirahat Bukan Sekadar Memulihkan Fisik
Alwi menilai waktu istirahat harus dimanfaatkan untuk menjaga lebih dari sekadar kebugaran tubuh. Kesiapan pikiran, mentalitas, kemauan, pola makan, dan tidur turut menentukan persiapannya menuju laga berikutnya.
“Besok ada istirahat tapi pastinya dari pikirannya, dari mentalitasnya, dari kemauannya, dari keinginan dan jaga badannya, pola makan dan tidurnya semua harus diperhatikan,” ujar Alwi. Ia akan memusatkan perhatian pada pemulihan secara bertahap setiap hari.
Pengelolaan kondisi itu diperlukan untuk mempertahankan standar permainan dari laga pembuka. Alwi berharap hasil persiapan yang telah dibangun dapat terus terlihat pada pertandingan berikutnya.
Kemenangan Berawal dari Persiapan Lawan
Kemenangan atas Yoo Tae-bin merupakan hasil dari persiapan yang dilakukan sebelum turnamen dimulai. Alwi memiliki waktu lebih dari sepekan untuk mempelajari undian serta kecenderungan permainan lawan.
Menurut Kompas, pemahaman itu membantunya membaca pola permainan Yoo Tae-bin sejak awal pertandingan. Alwi telah mengantisipasi sejumlah keputusan yang mungkin diambil lawannya di lapangan.
“Alhamdulillah memang sudah dipersiapkan dari sebelum-sebelumnya. Ada waktu seminggu lebih saya rasa untuk mempelajari undian dan itu bagus buat saya,” kata Alwi.
Ia merasa persiapan tersebut membuatnya mengenali kecenderungan permainan lawan dengan baik. “Jadi memang tadi sudah antisipasi, bahkan saya sangat hafal dia mau berbuat seperti apa,” tuturnya.
| Edisi | Lokasi | Pencapaian Alwi Farhan |
|---|---|---|
| Kejuaraan Dunia 2026 | New Delhi, India | Lolos ke babak 32 besar |
| Kejuaraan Dunia 2025 | Paris | Mencapai babak 16 besar |
Pengalaman Kedua di Kejuaraan Dunia
Kejuaraan Dunia 2026 menjadi penampilan kedua Alwi pada ajang tersebut. Pada edisi sebelumnya di Paris, langkahnya berhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand.
Pengalaman di Paris memberi konteks bagi target Alwi pada turnamen kali ini. Pemain yang mengidolakan Anthony Sinisuka Ginting itu memandang Kejuaraan Dunia sebagai salah satu ajang besar yang bernilai khusus.
Alwi berupaya membangun kelayakan untuk bersaing melalui proses persiapan dan disiplin menjaga kondisi. Setelah kemenangan pembuka, kemampuan memulihkan tubuh dan menyesuaikan strategi akan menjadi modal penting untuk menghadapi babak 32 besar.






