Timnas Putri U-16 Indonesia mengamankan tempat di semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 dengan kemenangan 3-0 atas Malaysia. Hasil tersebut semakin bernilai karena sebanyak 13 pemain menjalani debut saat Garuda Pertiwi menuntaskan laga di Kudus.
Pelatih Timo Scheunemann mengapresiasi hasil awal yang dicapai timnya dalam turnamen ini. Ia menyebut kemenangan itu membantu Indonesia menempati posisi yang aman, meski proses pembentukan tim masih melibatkan banyak pemain baru.
“Tadi ada 13 pemain yang debut. Kalau di U17 itu memang sesuatu yang normal ya, tiap tahun pasti keluar masuk pemain baru,” kata Timo Scheunemann.
Indonesia menang di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu (16/8/2026). Garuda Pertiwi kini memiliki enam poin dari dua laga Grup A dan berada di atas Hong Kong dengan keunggulan dua poin.
Semifinal Sudah Dipastikan
Tambahan tiga poin dari Malaysia memastikan Indonesia tidak lagi bergantung pada hasil pertandingan lain untuk merebut tiket semifinal. Pada laga terakhir fase grup, hasil imbang melawan Hong Kong sudah cukup bagi Indonesia.
Meski posisi semifinal telah aman, Timo meminta pemain tidak larut dalam kegembiraan. Menurutnya, konsentrasi perlu dipertahankan karena perjalanan di turnamen belum selesai.
“Sama kami juga harus jaga euforia karena sudah memastikan lolos. Mereka harus belajar untuk tetap fokus pada pertandingan berikutnya,” ujar pelatih Garuda Pertiwi itu.
| Laga Grup A | Skor | Tanggal | Lokasi |
|---|---|---|---|
| Indonesia vs Arab Saudi | 7-0 | Jumat, 14/8/2026 | Supersoccer Arena, Kudus |
| Indonesia vs Malaysia | 3-0 | Minggu, 16/8/2026 | Supersoccer Arena, Kudus |
Kemenangan atas Malaysia melanjutkan hasil besar Indonesia ketika menghajar Arab Saudi 7-0 dua hari sebelumnya. Dua kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi skuad muda Indonesia sebelum menutup fase grup.
Malaysia Kebobolan di Dua Babak
Indonesia mulai membuka keunggulan pada menit ke-14 melalui Fadilla. Gol itu berawal dari pergerakan Anya Gabriella Chandra, yang kemudian diikuti umpan terobosan untuk Fadilla.
Jazlyn Kayla Firyal menggandakan keunggulan pada menit ke-32 lewat titik putih. Wasit menunjuk penalti setelah kemelut terjadi di area terlarang Malaysia.
Gol ketiga hadir pada babak kedua melalui Nafeeza Ayasha Nori. Sepak pojok yang dieksekusinya langsung masuk ke gawang dan memastikan Malaysia pulang dengan kekalahan tiga gol.
Tuntutan untuk Lebih Siap Sejak Menit Awal
Di balik kemenangan tersebut, Timo menyoroti cara Indonesia memulai pertandingan. Ia menilai pemain perlu membangun ketenangan lebih cepat agar mampu memainkan bentuk permainan terbaik sejak awal.
“Intinya mereka itu harus bisa lebih tenang, enggak bisa tuh 30 menit baru menemukan bentuk permainan. Itu sesuatu yang mereka harus belajar, belajar mengatasi ketegangan di menit-menit pertama,” kata Timo.
Catatan itu relevan bagi tim yang sedang memberi ruang pengalaman internasional kepada banyak pemain. Kemenangan telah diraih, tetapi kemampuan mengatasi tekanan awal pertandingan tetap menjadi bagian dari proses pembelajaran mereka.
Perjalanan Putri Nusantara di Grup B
Di Grup B, Putri Nusantara belum memperoleh poin setelah kalah 0-2 dari Thailand pada Sabtu (15/8/2026). Tim tersebut dijadwalkan bertemu Singapura pada Senin (17/8/2026) sore WIB.
Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, menilai sebagian besar pemainnya baru pertama kali merasakan pertandingan internasional selama 90 menit. Ia melihat laga itu sebagai pengalaman yang diperlukan agar pemain mampu beradaptasi dengan lingkungan dan situasi pertandingan.
“Ya, jelas bagi sebagian besar pemain, ini adalah pengalaman pertama mereka di level (internasional) seperti ini, pertandingan 90 menit, mungkin itu sangat berat bagi sebagian dari mereka,” ujar Takumi.






