Masuk dari bangku cadangan saat menghadapi AC Milan, Marcus Rashford langsung dinilai memberi dimensi berbeda bagi serangan Manchester United. Harry Maguire percaya ancaman yang ditunjukkan penyerang Inggris itu menjadi alasan kuat agar klub mempertahankannya.
Rashford baru kembali memperkuat United untuk pertama kalinya sejak Desember 2024. Ia tampil pada babak kedua laga pramusim di Wroclaw yang berakhir dengan kekalahan 2-4 bagi tim asuhan Michael Carrick.
Dampak Cepat dari Bangku Cadangan
Maguire melihat Rashford mampu menyerang ruang di belakang pertahanan lawan dengan efektif. Gerakan langsung itu dinilai membuat lini belakang AC Milan mendapat tekanan tambahan setelah ia masuk ke lapangan.
“Anda melihat ketika dia masuk, dia mengancam lini belakang dengan sangat baik. Dia bahkan bisa saja mencetak gol. Dia adalah ancaman yang sangat besar,” ujar Maguire.
Rashford mengenakan kostum nomor sembilan pada pertandingan tersebut. Nomor itu sebelumnya diperkirakan menjadi milik Benjamin Sesko, yang absen akibat cedera.
Penampilan tersebut tidak mengubah hasil pertandingan, tetapi memberi gambaran mengenai kontribusi yang masih dapat diberikan Rashford. Bagi Maguire, pemain dengan kemampuan seperti itu dapat membantu menaikkan kualitas permainan United.
Harapan dari Rekan-rekan Skuad
Maguire menyampaikan bahwa para pemain menginginkan Rashford tetap menjadi bagian dari tim. Ia menyebut keberadaan penyerang itu sebagai aset besar bagi klub.
“Sebagai pemain, kami berharap dia bertahan karena jika dia bertahan, dia adalah aset besar yang kami miliki. Dia bisa meningkatkan kemampuan kami pastinya,” kata Maguire.
Pengalaman Maguire bermain bersama Rashford selama bertahun-tahun turut membentuk penilaian tersebut. Ia memandang sesi latihan bersama maupun menghadapi Rashford dapat memberi manfaat bagi perkembangan pemain lain.
“Saya telah bermain dengan Marcus selama bertahun-tahun dan saya tahu bahwa bermain melawannya dan bermain dengannya di latihan akan membantu kami,” tutur Maguire. Pandangan itu diperkuat oleh Youri Tielemans, gelandang baru yang menyebut tim membutuhkan pemain dengan tipe seperti Rashford.
“Anda menginginkan pemain tipe seperti itu di tim Anda,” kata Tielemans. Dukungan itu datang ketika posisi Rashford masih menjadi salah satu isu yang belum selesai di Old Trafford.
Opsi Penjualan Belum Ditutup
Manchester United tetap membuka kemungkinan menjual Rashford jika menerima tawaran yang sesuai. Bursa transfer masih berjalan hingga 1 September, sehingga klub memiliki waktu untuk menentukan langkah berikutnya.
Maguire mengakui situasi tersebut tidak dapat diabaikan. “Tentu saja bursa transfer masih terbuka,” katanya, sembari menegaskan kembali harapan agar Rashford bertahan.
Pertimbangan itu berlangsung di tengah persiapan pramusim yang diakui Maguire tidak berjalan baik. Ia menyebut periode persiapan United sebagai yang terburuk, dengan laga pembuka Liga Inggris melawan Hull hanya berjarak sepekan.
Tekanan makin terasa setelah kekalahan dari AC Milan. Bruno Fernandes gagal mengeksekusi penalti yang dapat menyamakan skor menjadi 2-1 pada babak pertama, yang menjadi kegagalan penalti kedua beruntun bagi kapten United itu.
AC Milan dipimpin Ruben Amorim, mantan manajer United, dalam pertandingan di Wroclaw tersebut. Amorim menyapa pemain dan wartawan, lalu mengatakan, “Saya bangga pernah berada di Manchester United dan saya masih mencintai Manchester United.”
United kini perlu menentukan apakah kontribusi yang diyakini Maguire dan rekan-rekannya cukup kuat untuk mempertahankan Rashford. Keputusan itu akan diambil saat klub juga berusaha memperbaiki kesiapan menjelang awal Liga Inggris.






