Pelayaran di Nias Perlu Siaga, Angin 25 Knot Dorong Gelombang hingga 4 Meter

Aktivitas pelayaran di sekitar Kepulauan Nias perlu meningkatkan kewaspadaan setelah gelombang di Samudra Hindia bagian barat diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter. Kondisi ini berlangsung dalam peringatan dini BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan untuk periode 25 sampai 27 Juli 2026.

Risiko di perairan terbuka meningkat seiring pola angin di utara Sumatera yang bergerak dari tenggara hingga barat daya. Kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 6 hingga 25 knot.

Ambang Armada Sudah Terlewati

Gelombang di barat Nias telah berada di atas ambang kewaspadaan bagi beberapa jenis armada. Perahu nelayan perlu waspada pada gelombang lebih dari 1,25 meter, sedangkan kapal feri mulai meningkatkan perhatian saat gelombang melampaui 2,5 meter.

ArmadaAngin yang DiwaspadaiGelombang yang Diwaspadai
Perahu nelayanDi atas 15 knotDi atas 1,25 meter
Kapal tongkangDi atas 16 knotDi atas 1,5 meter
Kapal feriDi atas 21 knotDi atas 2,5 meter

Dengan prakiraan puncak gelombang mencapai 4 meter, pengguna jasa laut perlu memantau kondisi sebelum berangkat. Penyesuaian aktivitas penting terutama bagi pelayaran yang melintasi jalur perairan terbuka.

Wilayah Samudra Hindia barat Kepulauan Nias masuk kategori gelombang tinggi. Perairan barat Kepulauan Nias, Kepulauan Batu, timur Kepulauan Nias, dan barat Sumatera Utara berada dalam kategori gelombang sedang.

Wilayah PerairanKategoriPrakiraan Tinggi Gelombang
Samudra Hindia barat Kepulauan NiasTinggi2,5–4 meter
Barat dan timur Kepulauan Nias, Kepulauan Batu, barat SumutSedang1,25–2,5 meter

Cuaca Daratan Juga Berubah

Pada saat yang sama, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian besar Sumatera Utara dari siang sampai sore pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kondisi ini perlu diperhatikan masyarakat yang memiliki kegiatan di luar ruang dan melakukan perjalanan antardaerah.

Peluang hujan sudah muncul sejak pagi di Langkat, Labuhanbatu Utara, Nias Selatan, Tapanuli Tengah, dan wilayah sekitarnya. Informasi tersebut disampaikan prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan, Budi Prasetyo.

Hujan ringan pada malam hari berpeluang terjadi di Kepulauan Nias, pantai timur, lereng timur, serta lereng barat Sumatera Utara. Sebaran tersebut mencerminkan kondisi atmosfer yang dinamis di kawasan pesisir dan pegunungan.

Menjelang dini hari, hujan ringan diprakirakan mengguyur Nias Selatan, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Mandailing Natal. Warga dapat mengantisipasi perubahan kondisi jalan maupun aktivitas luar ruang di wilayah tersebut.

Suhu dan Kelembapan Tinggi

Suhu udara di Sumatera Utara diprakirakan berkisar antara 14 hingga 33 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada rentang 60 sampai 100 persen.

Angin di daratan bertiup dari selatan hingga timur dengan kecepatan 3 sampai 15 kilometer per jam. Pembaruan resmi BMKG perlu terus dipantau karena kondisi cuaca dan perairan dapat berubah secara signifikan.

Baca Juga