Dari Bendera Raksasa hingga Rafale 9G, Parade Udara HUT ke-81 RI Tampil Berbeda

Parade udara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka menampilkan rangkaian atraksi dari helikopter pembawa bendera raksasa hingga jet tempur Rafale yang bermanuver lebih dari 9G. Penampilan ini juga menandai debut Rafale TNI AU dan Airbus A400M Atlas dalam flypast di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Delapan helikopter gabungan TNI dan Polri membuka demonstrasi melalui Giant Flag Formation. Helikopter tersebut membentangkan bendera Merah Putih berukuran raksasa saat melintas dari sisi kiri podium kehormatan.

Helikopter Gabungan Membawa Dua Bendera

Sesudah Giant Flag Formation, helikopter gabungan kembali muncul dalam Nusantara Flight. Formasi itu membawa bendera Merah Putih dan bendera berlogo HUT ke-81 RI bertuliskan “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Unsur Nusantara Flight terdiri atas EC-725 Caracal TNI AU, NAS-332 Super Puma, Eurocopter AS365 Dauphin, AH-64 Apache TNI AD, AS565 MBe Panther TNI AL, serta AgustaWestland AW169 Polri. Presiden Prabowo berdiri dan melambaikan tangan saat formasi helikopter melintas.

Rafale Menjalani High-G Turn

Empat Rafale dalam Panther Flight setidaknya tiga kali memperagakan High-G Turn di atas kawasan Istana Merdeka. Pesawat terbang rendah, menukik tajam, lalu kembali menanjak pada kecepatan tinggi.

Manuver tersebut membuat gaya gravitasi yang diterima penerbang meningkat dari kondisi normal 1G hingga 7G. Beban gravitasi dalam manuver itu bahkan dapat melampaui 9G.

Penerbang Rafale kemudian menyampaikan pesan dari kokpit pesawat tempur. Mereka menyebut diri sebagai elang-elang muda TNI Angkatan Udara dan mengucapkan selamat hari ulang tahun ke-81 Republik Indonesia.

“Kami elang-elang muda TNI Angkatan Udara, dari kokpit pesawat tempur Rafale, yang didatangkan Bapak Presiden Prabowo Subianto, mengucapkan selamat hari ulang tahun ke-81 Republik Indonesia. Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Merdeka!”

Debut Formasi dengan A400M

Selain menjalankan atraksi sendiri, Rafale mengawal dua Airbus A400M Atlas dalam penerbangan formasi rendah. Pesawat bergerak dari arah belakang Istana Merdeka dengan callsign Macan Flight bagi Rafale dan Atlas Flight bagi A400M.

Menurut CNN Indonesia, A400M yang terlibat dalam atraksi merupakan pesawat angkut terbesar milik TNI AU. Rafale dan A400M merupakan alutsista yang pengadaannya dilakukan ketika Prabowo menjabat Menteri Pertahanan.

Calls​ign atau formasiArmadaPenampilan
Panther Flight4 RafaleHigh-G Turn setidaknya tiga kali
Macan Flight dan Atlas Flight4 Rafale dan 2 A400MTerbang rendah bersama
Garuda FlightPesawat tempur TNI AUMembentuk angka 81

Setelah ucapan dari kokpit Rafale, pesawat tempur TNI AU membentuk angka 81 melalui Garuda Flight. Formasi itu menjadi bagian khusus dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Asap Merah Putih di Langit Monas

Tim aerobatik TNI AU, The Jupiters, melanjutkan rangkaian atraksi dengan delapan KT-1B Wongbee berlivery merah putih. Mereka membuka penampilan melalui The Screw Roll, ketika satu pesawat mengitari tujuh pesawat lain yang terbang rendah.

Delapan pesawat kemudian terbagi menjadi dua kelompok dalam formasi Sayap Sang Garuda. Enam pesawat melintas dari arah depan Istana sambil mengeluarkan asap merah putih.

Dua pesawat lain menjalankan Snake Loop dengan jejak asap merah putih di langit Monas dan Istana Merdeka. The Jupiters menutup penampilannya dengan Clover Leaf Cascade yang memadukan pola daun semanggi dan gerakan meluncur turun.

Di penghujung flypast, T-50i Golden Eagle dalam Golden Flight melakukan atraksi bomb burst. Pesawat terbang tinggi dalam formasi rapat, lalu memisahkan diri, menukik, dan menyebar ke arah berbeda sebelum melintas rendah dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga