Kehadiran Neural Processing Unit atau NPU membuat pertimbangan membeli laptop konsumen mulai melampaui kapasitas RAM dan media penyimpanan. ASUS memasukkan pilihan platform berkemampuan AI lokal ke lini Vivobook untuk pengguna dengan kebutuhan komputasi yang berbeda.
NPU dirancang menangani tugas AI tertentu secara lebih efisien dibandingkan ketika seluruh proses dibebankan kepada CPU. Komponen ini menjadi semakin relevan seiring fitur AI masuk ke sistem operasi, aplikasi produktivitas, dan perangkat kreatif.
Pilihan Model Berdasarkan Kebutuhan
Lini ASUS Vivobook menawarkan tiga kelompok perangkat, mulai dari kebutuhan belajar hingga pemrosesan AI lokal. Perbedaan tersebut memberi ruang bagi pengguna untuk memilih laptop sesuai pola kerja dan tingkat performa yang diperlukan.
| Segmen Pengguna | Model | Platform atau Kemampuan Utama |
|---|---|---|
| Belajar dan mobilitas | Vivobook Go 14 E1404 | Prosesor AMD Ryzen untuk komputasi harian |
| Multitasking | Vivobook 14 A1404VAP | Prosesor Intel Core modern |
| Komputasi AI | Vivobook 14 A1407CA, M1407KA, A1407QA | AMD Ryzen AI, Intel Core Ultra, atau Snapdragon X |
Varian Vivobook 14 A1407CA, M1407KA, dan A1407QA membawa opsi AMD Ryzen AI, Intel Core Ultra, serta Snapdragon X. Konfigurasi ini menyasar pengguna yang membutuhkan kemampuan AI sebagai bagian dari aktivitas komputasi di perangkat.
Namun, keberadaan NPU AI tidak serta-merta menjadikan seluruh pengguna membutuhkan model yang sama. Tugas sekolah, pekerjaan dengan banyak aplikasi sekaligus, dan penggunaan fitur AI memiliki tuntutan perangkat yang berbeda.
Dari Kelas Daring hingga Pekerjaan Profesional
Vivobook Go 14 E1404 ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa yang memerlukan perangkat ringan untuk aktivitas sehari-hari. Penggunaannya mencakup pengerjaan tugas, kelas daring, penjelajahan internet, serta aplikasi produktivitas ringan.
Di tingkat yang lebih tinggi, Vivobook 14 A1404VAP mengandalkan prosesor Intel Core modern untuk kebutuhan multitasking. Model ini diarahkan kepada mahasiswa dan profesional yang menjalankan pekerjaan dengan beban komputasi lebih besar.
Pemilihan perangkat karena itu perlu mempertimbangkan aplikasi yang paling sering digunakan, mobilitas, dan efisiensi energi. Pengguna juga perlu menilai apakah fitur AI lokal benar-benar diperlukan dalam kegiatan sehari-hari.
Warna dan Aksesori sebagai Opsi Personalisasi
ASUS Indonesia mengusung kampanye “Pick Your Vibe with ASUS Vivobook” dengan enam warna pada lini Vivobook Go 14 dan Vivobook 14. Warna tersebut terdiri atas Mixed Black, Cool Silver, Grey Green, Quiet Blue, Terra Cotta, dan Platinum Gold.
Country Manager ASUS Indonesia Lenny Lin menyatakan laptop juga menjadi medium ekspresi bagi generasi muda. “Melalui lini Vivobook terbaru ini, kami berkomitmen untuk memfasilitasi setiap individu agar dapat memilih perangkat yang paling mewakili karakternya, baik dari segi preferensi warna, kebutuhan performa, maupun ketersediaan anggaran,” ujarnya.
Pilihan personalisasi juga tersedia melalui Marshmallow Keyboard KW100 dan Mouse MD100 yang mengusung desain ringkas serta warna selaras dengan karakter Vivobook. Sementara itu, ASUS SmartO Mouse MD200 ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat penunjuk ergonomis dengan sensor presisi bagi pekerjaan profesional.
Aspek Ketahanan dan Kenyamanan
ASUS menyebut lini Vivobook telah menjalani pengujian berdasarkan standar MIL-STD 810H. Perangkat ini turut menggunakan ASUS ErgoSense Keyboard, sedangkan layarnya memiliki sertifikasi TÜV Rheinland untuk kenyamanan mata.
Sejumlah model disebut memiliki daya tahan baterai lebih dari 20 jam, meski hasil penggunaan aktual bergantung pada konfigurasi dan pola pemakaian. Faktor baterai tetap perlu diperiksa bersamaan dengan performa prosesor sebelum pengguna menentukan pilihan.
Masyarakat dapat mencoba lini Vivobook di JPM Dukuh Atas mulai 4 Agustus 2026 selama tiga bulan. Pengunjung dapat membandingkan model, mencoba keyboard, mengeksplorasi desain, dan melihat perbedaan performa antarkonfigurasi.






