Nokia 123 Shield menonjol lewat klaim waktu siaga hingga 19 hari, sebuah nilai yang penting bagi pengguna yang tidak selalu dekat dengan sumber listrik. Ponsel ini juga disebut menyediakan waktu bicara hingga 27,9 jam dengan baterai berkapasitas 1.750 mAh.
Ketahanan daya tersebut menjadikan perangkat ini relevan untuk pekerja proyek, petani, nelayan, serta teknisi yang banyak beraktivitas di lapangan. Nokia 123 Shield juga dapat dipertimbangkan sebagai perangkat cadangan untuk kebutuhan telepon dan SMS.
Pengisian USB-C untuk Kebutuhan Praktis
Ponsel ini menggunakan port USB-C untuk pengisian daya, konektor yang telah digunakan secara luas pada perangkat yang lebih baru. Kombinasi baterai besar untuk kelasnya dan port tersebut memperkuat pendekatan praktis yang diusung perangkat ini.
Penggunaan daya dalam kondisi nyata tetap dapat berbeda sesuai pola pemakaian pengguna. Informasi yang tersedia menyebutkan ketahanan hingga 19 hari untuk kondisi siaga, bukan penggunaan aktif secara terus-menerus.
| Fitur Daya dan Konektivitas | Informasi |
|---|---|
| Baterai | 1.750 mAh |
| Waktu siaga | Hingga 19 hari |
| Waktu bicara | Hingga 27,9 jam |
| Port pengisian | USB-C |
| Jaringan | 2G |
Disiapkan untuk Lingkungan Kerja Berdebu
Selain daya tahan baterai, Nokia 123 Shield membawa perlindungan IP65 yang disebut tahan terhadap debu dan percikan air. Perlindungan ini memberi nilai tambah bagi penggunaan di area kerja yang rentan terkena kotoran atau cipratan air.
Namun, keterangan yang tersedia hanya mencakup ketahanan terhadap debu dan percikan air. Pengguna perlu memperhatikan batas perlindungan tersebut dan tidak menyamakannya dengan ketahanan terhadap perendaman air.
Bentuk candybar dengan keypad fisik tetap menjadi bagian utama dari rancangan perangkat ini. Tata letak tersebut ditujukan bagi pengguna yang lebih nyaman menekan tombol saat memasukkan nomor atau menulis pesan singkat.
Fokus pada Komunikasi Dasar
Nokia 123 Shield mengandalkan jaringan 2G untuk panggilan telepon dan SMS. Posisi ini membedakannya dari smartphone Android yang dirancang untuk kebutuhan digital lebih kompleks.
Layar QVGA 2,4 inci dipakai untuk membaca pesan dan mengakses menu sederhana. Perangkat ini turut menyediakan radio FM serta lampu senter LED sebagai fungsi pendukung untuk kegiatan sehari-hari.
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Desain | Candybar dengan keypad fisik |
| Layar | QVGA 2,4 inci |
| Chipset | Unisoc SC6531E |
| Memori | RAM 4 MB dan internal 4 MB |
| Penyimpanan tambahan | microSD hingga 32 GB |
Menurut informasi yang dimuat Sinergi Madura, perangkat ini memakai chipset Unisoc SC6531E dengan RAM 4 MB dan memori internal 4 MB. Slot microSD mendukung kapasitas hingga 32 GB, meski penggunaan penyimpanan tambahannya tidak dirinci lebih lanjut.
Di Eropa, Nokia 123 Shield dibanderol sekitar 35–40 euro. Belum ada konfirmasi resmi mengenai jadwal peluncuran maupun ketersediaannya di Indonesia.






