MSCI Ubah Komposisi 11 Emiten, 10 Saham Keluar pada 31 Agustus 2026

MSCI akan mengubah posisi 11 emiten Indonesia dalam indeksnya pada penutupan perdagangan 31 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, 10 saham akan keluar dari indeks, sedangkan satu emiten dipindahkan ke klasifikasi yang berbeda.

Perubahan paling menonjol terjadi pada GOTO yang dikeluarkan dari Global Standard Indexes. CPIN juga mengalami penyesuaian, tetapi tetap berada dalam indeks MSCI melalui Global Small Cap Indexes.

Penyesuaian ini memperlihatkan perubahan komposisi saham Indonesia tanpa mengubah klasifikasi negara secara keseluruhan. Indonesia tetap ditempatkan MSCI sebagai Emerging Market dalam Tinjauan Tahunan Negara 2026.

GOTO Keluar dari Global Standard

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan kode GOTO tidak lagi tercatat dalam Global Standard Indexes setelah jadwal penyesuaian berlaku. GOTO menjadi satu-satunya saham Indonesia yang keluar dari kelompok tersebut.

Sementara itu, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk atau CPIN dipindahkan dari Global Standard Indexes ke MSCI Global Small Cap Indexes. Artinya, Saham CPIN tetap berada dalam jajaran indeks MSCI, meski kelas indeksnya berubah.

Rincian 11 Emiten yang Disesuaikan

EmitenKodePerubahan MSCI
PT GoTo Gojek Tokopedia TbkGOTOKeluar dari Global Standard Indexes
PT Charoen Pokphand Indonesia TbkCPINPindah ke Global Small Cap Indexes
PT Bank Jago TbkARTOKeluar dari Global Small Cap Indexes
PT Bukalapak.com TbkBUKAKeluar dari Global Small Cap Indexes
PT ESSA Industries Indonesia TbkESSAKeluar dari Global Small Cap Indexes
PT MD Intertainment TbkFILMKeluar dari Global Small Cap Indexes
PT Medikaloka Hermina TbkHEALKeluar dari Global Small Cap Indexes
PT MNC Tourism Indonesia TbkKPIGKeluar dari Global Small Cap Indexes
PT Raharja Energi Cepu TbkRATUKeluar dari Global Small Cap Indexes
PT Semen Indonesia (Persero) TbkSMGRKeluar dari Global Small Cap Indexes
PT Transcoal Pacific TbkTCPIKeluar dari Global Small Cap Indexes

Sembilan emiten yang dikeluarkan dari Global Small Cap Indexes adalah ARTO, BUKA, ESSA, FILM, HEAL, KPIG, RATU, SMGR, dan TCPI. Bersama GOTO, kelompok tersebut membentuk total 10 saham Indonesia yang keluar dari indeks MSCI.

Hasil Tinjauan Status Negara

MSCI menyampaikan hasil Tinjauan Tahunan Negara 2026 pada Kamis, 13 Agustus 2026. Tidak ada perubahan daftar negara dalam MSCI Frontier Emerging Markets Index pada tinjauan tersebut.

Indonesia tetap berada di dalam kelompok yang sama dengan Brasil, China, India, dan Korea Selatan. Status MSCI Emerging Market bagi Indonesia pun tetap dipertahankan.

MSCI Frontier Emerging Markets Index merupakan gabungan indeks negara dari MSCI Frontier Markets dan sejumlah negara pilihan dari MSCI Emerging Markets. MSCI mengevaluasi daftar negara dalam kategori ini setiap tahun.

Dalam pengumumannya, MSCI menegaskan seluruh penyesuaian saham berlaku mulai penutupan pasar 31 Agustus 2026. “Semua perubahan akan diberlakukan mulai penutupan pasar pada 31 Agustus 2026,” tulis MSCI.

Evaluasi tersebut menghasilkan dua keputusan yang berjalan bersamaan. Klasifikasi Indonesia sebagai pasar berkembang tetap bertahan, sedangkan susunan saham Indonesia di dalam indeks mengalami pengurangan dan perpindahan kategori.

Baca Juga