Kekalahan 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 menjadi penutup perjalanan Timnas Argentina di turnamen tersebut. Seusai laga, Lionel Messi memilih pulang secara tertutup ke Argentina bersama keluarga tanpa menemui para pendukung di bandara dekat Rosario.
Final itu berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, di East Rutherford, New Jersey. Messi tiba di Argentina dua hari kemudian dengan jet pribadi dari Fort Lauderdale, Florida.
Pesawat yang membawa Messi mendarat pada Selasa, 21 Juli 2026, pukul 06.27 waktu setempat. Suporter yang sudah menunggu sejak pukul 03.30 hanya dapat melihat SUV yang meninggalkan landasan pacu bersama Messi dan keluarganya.
Tidak ada pertemuan langsung antara Messi dengan penggemar yang membawa spanduk serta bendera Argentina. Mereka datang untuk memberi dukungan kepada kapten Albiceleste setelah timnya gagal merebut gelar.
Pesan Kesedihan dari Messi
Messi menyampaikan kesedihannya melalui unggahan di akun Instagram setelah final. AP News mengutip pernyataannya yang menggambarkan besarnya rasa kecewa akibat kekalahan tersebut.
“Rasa sakitnya sangat besar dan luka ini membutuhkan waktu untuk sembuh,” tulis Messi. Ia juga mengenang dukungan besar yang diberikan masyarakat Argentina sepanjang turnamen.
“Saya menghargai semua momen indah, kenangan yang akan abadi dan dukungan dari seluruh bangsa yang dikombinasikan dengan kerja keras, mendorong kami sekali lagi ke jajaran tim terbaik dunia,” lanjut Messi. Pernyataan itu menegaskan apresiasinya terhadap perjalanan Argentina meski hasil akhir tidak berpihak kepada tim.
Di bandara, dua anak perempuan mengenakan jersey Argentina sambil membawa papan ucapan untuk Messi. Salah satu pesan itu menyebutnya sebagai legenda dan berterima kasih karena telah membawa kebahagiaan bagi rakyat Argentina.
Messi dan Skuad Pulang Terpisah
| Rombongan | Waktu Kedatangan | Lokasi | Moda Perjalanan |
|---|---|---|---|
| 15 pemain Argentina dan Scaloni | 20 Juli 2026 | Bandara Ezeiza, Buenos Aires | Penerbangan sewaan |
| Messi bersama keluarga | 21 Juli 2026, 06.27 | Bandara dekat Rosario | Jet pribadi |
Sebanyak 15 dari 26 pemain Argentina telah lebih dulu mendarat di Bandara Ezeiza, Buenos Aires, pada 20 Juli 2026. Rombongan itu dipimpin pelatih Lionel Scaloni dan pulang menggunakan penerbangan sewaan.
Scaloni kemudian mendapat sambutan lebih terbuka ketika tiba di rumah keluarganya di Pujato pada Selasa. Ia keluar menemui para tetangga untuk menandatangani jersey Argentina dan berfoto bersama mereka.
Pelatih itu mengakui hasil final sangat menyakitkan karena timnya tidak mampu memberikan kegembiraan kepada publik. “Kami tidak menang, tetapi kami bisa merasa puas. Rasanya sakit karena tidak mampu memberikan kegembiraan itu,” kata Scaloni.
Ia juga menilai Spanyol layak menang karena bermain lebih baik pada partai puncak. “Kami kalah karena mereka lebih baik, mungkin kami kehabisan tenaga. Ada baiknya mengakui itu, itu akan membuat kami lebih baik,” ujarnya.
Perjalanan Lanjutan Setelah Turnamen
Setelah mendarat, Messi bersama Antonela Roccuzzo dan tiga anak mereka menuju kawasan perumahan privat di Funes. Di lokasi yang berjarak sekitar 300 kilometer di utara Buenos Aires itu, Jorge Messi telah menunggu sambil menjalani perawatan medis untuk penyakit yang tidak diungkapkan.
Menurut Kompas.com, Scaloni akan menghormati kontraknya dengan Asosiasi Sepak Bola Argentina hingga 31 Desember. Messi diperkirakan kembali bergabung dengan Inter Miami pada akhir Juli atau awal Agustus untuk meneruskan musim MLS.






