Bukan Sekadar Pengisi Waktu, Lego Bisa Membuka Ruang Eksplorasi Potensi Anak

Permainan konstruksi dapat mengubah waktu bermain anak menjadi kesempatan untuk bereksplorasi dan mengembangkan gagasan. Lego menjadi salah satu contoh aktivitas yang memadukan hiburan dengan stimulasi bagi motorik, kognitif, dan sosial-emosional.

Nilai utama permainan ini terletak pada keterlibatan aktif anak selama membangun sesuatu. Anak tidak hanya melihat atau mengikuti arahan, tetapi dapat memilih kepingan, merancang bentuk, dan mengubah susunan sesuai pemikirannya.

Potensi Anak Tidak Hanya Diasah di Kelas

Stimulasi sejak dini dinilai penting untuk memberi kesempatan anak mengembangkan potensinya sesuai karakter dan kemampuan masing-masing. Kegiatan bermain dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenalkan pembelajaran melalui eksplorasi.

Pendekatan ini menempatkan permainan sebagai kegiatan yang lebih dari pengisi waktu luang. Aktivitas yang konstruktif memberi anak ruang untuk berproses sambil menghasilkan sesuatu dari kepingan yang tersedia.

Saat membuat bangunan, anak dapat mencoba sebuah ide lalu mengubahnya jika belum sesuai. Proses tersebut memungkinkan eksplorasi berlanjut tanpa memisahkan kegiatan belajar dari suasana bermain.

Dampak pada Kreativitas dan Kemampuan Berpikir

Jurnal Permainan Lego dan Kreativitas Anak: A Scoping Review yang terbit pada 2026 menemukan bahwa Lego secara konsisten meningkatkan kreativitas anak. Peningkatan itu terutama terlihat melalui kelancaran ide, fleksibilitas, dan orisinalitas.

Aktivitas konstruktif juga disebut berkontribusi terhadap perkembangan kemampuan kognitif. Anak terlibat dalam proses berpikir ketika menentukan bentuk, memilih kepingan, dan melanjutkan susunan bangunannya.

Kreativitas tidak hanya tampak pada bentuk akhir yang berhasil dibuat. Kemampuan tersebut juga tercermin ketika anak mengembangkan gagasan baru atau mencari susunan lain selama permainan berlangsung.

Bidang yang DidukungProses BermainHasil yang Disebutkan
KreativitasMembangun dan mengubah bentukIde lebih lancar, fleksibel, dan orisinal
Motorik halusMemegang serta menyatukan kepinganLatihan gerakan tangan
Sosial-emosionalBermain konstruksi bersamaDukungan melalui kerja sama

Kerja Sama dalam Aktivitas Konstruksi

Manfaat permainan konstruksi juga dapat berkembang saat anak bermain bersama. Kerja sama ketika membuat bangunan menjadi unsur yang disebut mampu mendukung perkembangan sosial-emosional anak.

Interaksi dalam permainan bersama dapat memberi anak pengalaman menjalankan aktivitas konstruksi secara kolaboratif. Dengan demikian, manfaat permainan tidak terbatas pada hubungan anak dengan kepingan yang sedang disusun.

Motorik halus pun tetap menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Anak melatih gerakan ketika memegang, menyatukan, dan menyusun kepingan permainan satu per satu.

Morinaga Membawa Edukasi ke Berbagai Kota

Morinaga menggelar Dunia Generasi Platinum Event: Door of Future – Advance Intelligence Lab di Senayan Park, Jakarta, dalam rangka perayaan Hari Anak Nasional. Kegiatan ini menampilkan permainan konstruksi sebagai contoh aktivitas yang menggabungkan unsur bermain dan belajar.

Brand Group Manager Morinaga, Gregorius Daru Smaragiri, mengatakan kegiatan menyenangkan yang memuat unsur belajar dapat berdampak pada masa depan anak. Ia menekankan perlunya stimulasi yang tepat sejak usia dini untuk mempersiapkan generasi unggul.

“Menuju Indonesia Emas 2045 tidak dimulai nanti atau besok, tetapi harus dipersiapkan mulai sekarang,” kata Daru dalam acara Morinaga Door Of Future Dunia Generasi Platinum Advance Intelligence Lab di Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026). Ia menyatakan tujuan ajakan tersebut adalah mengoptimalkan potensi anak agar mereka berkesempatan meraih masa depan sesuai jati dirinya.

Menurut keterangan yang dimuat health.detik.com, acara tiga hari di Jakarta menjadi awal dari kampanye nasional Morinaga. Kampanye tersebut direncanakan hadir di sekitar 25 kota di Indonesia hingga akhir 2026.

ProgramJangkauanTujuan
Acara di JakartaSenayan Park selama tiga hariPerayaan Hari Anak Nasional
Kampanye lanjutanSekitar 25 kota hingga akhir 2026Edukasi nutrisi, stimulasi, dan eksplorasi

Program tersebut ditujukan agar lebih banyak keluarga memperoleh edukasi mengenai nutrisi, stimulasi, dan eksplorasi dalam mendukung tumbuh kembang anak. Permainan konstruksi menjadi salah satu pilihan kegiatan yang dapat membantu anak mengeksplorasi potensinya sejak dini.

Baca Juga