Mourinho Puas dengan Pemain Baru, tetapi Intensitas Madrid Belum Merata

Jose Mourinho menyambut positif kontribusi para pemain baru Real Madrid, tetapi ia belum sepenuhnya puas dengan kondisi tim menjelang musim baru. Perbedaan intensitas latihan di dalam skuad menjadi perhatian utama sebelum menghadapi Espanyol.

Ibrahima Konate, Yan Diomande, dan Marc Cucurella mendapatkan menit bermain pertama saat Madrid menang 3-0 atas Schalke 04. Penampilan mereka menjadi bagian dari upaya Mourinho mempercepat integrasi pemain baru ke dalam skema tim.

Ketiga pemain itu datang ke pertandingan setelah menjalani sesi latihan ganda dalam cuaca panas. Mourinho menilai kondisi tersebut membuat proses adaptasi mereka tidak mudah.

“Saya sangat senang dengan para pemain baru, karena situasi ini tidak mudah bagi mereka,” kata Mourinho. Apresiasi itu diberikan meski sang pelatih masih melihat sejumlah aspek permainan Madrid yang perlu diperbaiki.

Ritme Skuad Belum Sama

Sejumlah pemain baru bergabung lebih lambat dalam program persiapan. Akibatnya, mereka belum memiliki intensitas yang sama dengan pemain yang telah lebih dulu mengikuti latihan.

Mourinho menganggap perbedaan itu masih wajar dalam fase pramusim. Namun, ia menegaskan proses penyatuan pemahaman taktik harus terus berlangsung agar permainan tim lebih selaras.

Kepada RMTV, seperti dilansir Marca, Mourinho menjelaskan kondisi skuad secara terbuka. “Beberapa pemain datang lebih lambat dan belum memiliki intensitas yang sama dengan mereka yang sudah lebih lama di sini; ada perbedaan kecepatan, tetapi ide-ide secara bertahap menyatu,” ujarnya.

Madrid juga masih perlu membentuk keselarasan yang lebih baik di lini tengah. Bagi Mourinho, kualitas pemain secara individu belum cukup tanpa identitas permainan kolektif yang jelas.

Enam Laga Tanpa Kekalahan

Di tengah pekerjaan tersebut, hasil pramusim memberi fondasi yang cukup kuat bagi Madrid. Tim menorehkan lima kemenangan dari enam pertandingan dan hanya bermain imbang saat menghadapi Fiorentina.

LawanHasilCatatan
Schalke 04Menang 3-0Berlangsung di Gelsenkirchen, Jerman
FiorentinaImbangSatu-satunya laga tanpa kemenangan

Kemenangan terakhir diraih atas Schalke 04 di Gelsenkirchen, Jerman, pada Minggu (16/8/2026). Madrid mencetak tiga gol melalui Kylian Mbappé, Dean Huijsen, dan Carlos Espi.

Hasil itu memperlihatkan Madrid mampu menghasilkan gol dan menjaga tren positif selama masa persiapan. Namun, Mourinho menilai performa tersebut harus dibaca sebagai perkembangan awal, bukan tanda bahwa tim sudah mencapai bentuk terbaiknya.

“Secara keseluruhan, tim ini positif,” tutur Mourinho. Kalimat tersebut menggambarkan optimisme yang tetap disertai kesadaran mengenai pekerjaan rumah di dalam skuad.

Ujian Kompetitif Menanti

Real Madrid akan menghadapi Espanyol pada 23 Agustus 2026 dalam laga pembuka Liga Spanyol. Pertandingan itu akan menjadi tolok ukur pertama bagi tingkat kesiapan tim setelah rangkaian uji coba berakhir.

Mourinho menilai antusiasme seluruh pemain akan berperan penting pada awal kompetisi. “Kami semua sangat antusias, begitu pula para pemain, dan itulah hal yang paling penting: jika mereka tidak antusias, maka kita punya masalah,” katanya.

Pelatih tersebut sempat mengalami memar di sekitar mata kanan akibat terkena bola dalam sesi latihan. Ia menjelaskan bahwa kejadian itu tidak serius dan tidak menghambatnya memimpin tim.

Madrid memasuki musim baru dengan hasil pramusim yang meyakinkan dan pemain baru yang mulai beradaptasi. Meski begitu, laga melawan Espanyol akan memperlihatkan seberapa cepat Mourinho dapat mengubah optimisme itu menjadi permainan yang benar-benar padu.

Baca Juga