Layanan Medis Dipindah ke Lapangan Saat Gempa Flores Tinggalkan 25 Korban Meninggal

Pelayanan kesehatan di Reok, Manggarai, dipindahkan ke lapangan setelah bangunan RS Pratama Reok dan puskesmas mengalami retak parah akibat gempa. Di tengah penanganan warga terdampak, jumlah korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur dilaporkan mencapai sedikitnya 25 orang.

Tim medis kini melayani warga di Lapangan Barang Kolo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok. Layanan di area terbuka dipilih untuk menghindari risiko dari bangunan rusak dan mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Angka korban masih bersifat sementara

Data hingga pukul 14.00 Wita merupakan gabungan laporan kepolisian, Pemkab Manggarai, dan Posko PMI Manggarai Timur. Proses evakuasi gempa, pencarian, serta pencocokan data masih berjalan sehingga jumlah korban dapat berubah.

Guncangan berpusat di Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8) dan dirasakan hingga Manggarai serta Manggarai Timur. Reruntuhan bangunan dilaporkan menyebabkan banyak korban jiwa di wilayah terdampak.

Pencatat dataKorban meninggalCatatan
Kepolisian Reok dan Reok Barat8 orangTermasuk korban tertimpa reruntuhan
Pemkab Manggarai6 orangKorban berada di beberapa wilayah
Posko PMI Manggarai Timur11 orangDua warga juga dilaporkan patah kaki
BNPB hingga pukul 12.30 WIB14 orangData awal yang masih diperbarui

Di wilayah Reok, lima korban meninggal yang dicatat kepolisian ialah Resny (21), Faisal (42), Habibi (7), Ruslin Ahmad (61), dan Hamide (70). Tiga korban di Reok Barat adalah Mustamin (65), Rinto Harahap (45), dan Bunga Sari (40).

Dua korban lain disebut masih tertimbun reruntuhan di dua rumah yang berbeda dan belum dapat dievakuasi. Kepolisian menyatakan sebagian besar korban di Reok dan Reok Barat meninggal setelah tertimpa bangunan yang runtuh.

Manggarai Timur mencatat korban di sejumlah kecamatan

Posko PMI mencatat korban di Manggarai Timur tersebar di Lambaleda Utara, Kotakomba atau Kisol, Elar, Lambaleda Selatan, Sambirampas, dan Lambaleda. Laporan itu juga mencatat dua warga mengalami patah kaki.

Sementara itu, Pemkab Manggarai mengidentifikasi korban di Karot, Bea Mese, Riung Gumbang, Wae Mulu, dan Golo Lanak. Salah satu korban dari Golo Lanak belum diketahui identitasnya.

BNPB sebelumnya melaporkan tiga korban meninggal di Kabupaten Sikka, enam di Manggarai, dan lima di Manggarai Timur. Lembaga itu juga mencatat dua orang luka berat serta 11 orang luka ringan pada pembaruan data awal.

Ribuan warga mencari tempat aman

Sekitar 2.000 warga dilaporkan mengungsi atau melakukan evakuasi mandiri setelah gempa utama terjadi. Peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan sebelum petugas melanjutkan penanganan di daerah terdampak.

Pendataan kerusakan bangunan masih dilakukan, termasuk pada kediaman mantan Menteri Kominfo Johny G Plate yang dilaporkan rusak berat. Bangunan itu disebut nyaris rata dengan tanah setelah guncangan kuat melanda kawasan tersebut.

Baca Juga