Di Tengah 120 Film Musim Panas, Kung Fu Soccer Menahan Laju Spider-Man

Lebih dari 120 film bersaing di bioskop China sepanjang musim panas, menciptakan medan yang sulit bagi setiap judul baru. Dalam persaingan tersebut, Kung Fu Soccer masih menjadi film yang harus dikejar ketika Spider-Man: Brand New Day bersiap masuk.

Film lokal itu telah memasuki pekan ketiga penayangan dengan posisi teratas box office musim panas China. Kekuatan penonton domestik membuat persaingan tidak hanya ditentukan oleh besarnya nama waralaba internasional.

Spider-Man: Brand New Day mulai tayang di China pada Rabu (29/7), dua hari sebelum jadwal Amerika Utara. Film yang menampilkan Tom Holland dan Zendaya itu datang dengan pendapatan pra-penjualan serta pra-penayangan lebih dari 70 juta yuan.

Maoyan memperkirakan pendapatan hari pertama Spider-Man dapat melampaui 200 juta yuan. Angka pembukaan itu berpotensi besar, tetapi harus diuji oleh ketahanan film dalam pasar yang telah dikuasai judul lokal.

Musim Panas yang Menguntungkan Film Domestik

Hingga Senin (27/7) sore, pendapatan box office musim panas China mencapai 5,8 miliar yuan. Global Times menyebut nilainya lebih tinggi lebih dari 1 miliar yuan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan pendapatan menandakan tingginya minat masyarakat untuk datang ke bioskop. Namun, kenaikan pasar tersebut juga berarti persaingan menjadi lebih rapat karena banyak film berupaya mempertahankan jadwal dan penontonnya.

FilmJadwal atau StatusFaktor Penting
Kung Fu SoccerPekan ketiga penayanganMasih memimpin pasar musim panas
Spider-Man: Brand New DayTayang 29 JuliMemiliki modal awal lebih dari 70 juta yuan
The OdysseyTayang 14 AgustusMengusung kisah mitologi Yunani
Three Kingdoms: The Beginning dan The Decisive MomentMundur sementaraTerdampak persaingan ketat

Tidak Hanya Berhadapan dengan Satu Film

Kung Fu Soccer mendapat dukungan dari performa judul domestik lain yang juga masih menarik penonton. Animasi All Wishes Come True dan film Dear You memperlebar pilihan film lokal bagi pengunjung bioskop.

Situasi ini membuat Spider-Man harus bersaing untuk mendapatkan perhatian, waktu, dan ruang penayangan. Raihan besar pada hari pertama akan penting, tetapi tidak serta-merta cukup untuk menjatuhkan pemimpin pasar.

Tekanan kompetisi bahkan telah membuat Three Kingdoms: The Beginning dan The Decisive Moment mundur sementara dari peredaran. Peristiwa itu menggambarkan betapa terbatasnya ruang bagi film yang tidak mampu menjaga daya tarik penonton.

Ujian Formula Hollywood

Pengamat film di China menilai sebagian audiens mulai jenuh dengan formula superhero serta pola skenario Hollywood. Penilaian tersebut menambah tantangan bagi Spider-Man, meski karakter ini tetap memiliki penggemar yang kuat.

Penantang Hollywood berikutnya adalah The Odyssey karya Christopher Nolan yang dijadwalkan tayang pada 14 Agustus. Film epik fantastik itu membawa hambatan kultural tersendiri karena berangkat dari mitologi Yunani.

Skor sementara The Odyssey di Douban berada pada 8,2 dari 10, lebih rendah daripada sejumlah karya Nolan sebelumnya. Dengan kondisi pasar seperti ini, hasil Spider-Man: Brand New Day akan menjadi ukuran awal kemampuan film Hollywood menghadapi dominasi Kung Fu Soccer dan judul domestik lainnya.

Baca Juga