Saat Warga Meriahkan Kemerdekaan, Sebagian Sopir Truk Menyimpan Keluhan Lama

Semangat peringatan kemerdekaan tetap terasa di sejumlah permukiman Surabaya melalui lomba warga dan kegiatan kebersamaan. Namun, di jalan raya, sebagian sopir truk barang justru memilih tidak memasang bendera Merah Putih menjelang HUT RI ke-81.

Kontras itu tampak pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di Jalan Merr Surabaya. Truk pengangkut barang yang melintas terlihat tanpa atribut merah putih, berbeda dari kebiasaan pemasangan hiasan kemerdekaan sejak awal Agustus.

Perayaan di Rusunawa Sumur Welut

Anak-anak dan ibu-ibu di Tower E Rusunawa Sumur Welut mengisi masa menjelang 17 Agustus dengan lomba sederhana pada Minggu, 9 Agustus 2026. Kegiatan itu menjadi ruang kebersamaan warga yang telah dimulai beberapa minggu sebelumnya.

Ketua PKK Tower E, Astri, mengatakan suasana kebersamaan lebih utama dibanding hasil perlombaan. “Semua menyenangkan walaupun entah menang entah kalah yang penting kita saling bersama,” katanya.

Warga Tower E mengikuti kegiatan secara guyub rukun. Rangkaian acara tersebut juga didukung doorprize dari Mama Inga nomor 213 berupa beras, minyak, dan gula.

Di sisi lain, tidak semua ekspresi menjelang kemerdekaan hadir dalam bentuk perayaan dan atribut bendera. Sejumlah pengemudi truk menyampaikan kegelisahan atas persoalan yang masih mereka alami selama bekerja di jalan.

Ekspresi Kecewa Pengemudi Truk

Koordinator GSJT Supriyono menyatakan tidak dipasangnya bendera oleh sebagian pengemudi bukan merupakan gerakan yang dikoordinasikan. Ia menyebut keputusan itu dibuat secara pribadi oleh masing-masing sopir.

“Bukan gerakan sih, hanya kesadaran saja dari mereka sendiri,” ujar Supriyono. Penjelasan itu menegaskan tidak ada instruksi kolektif untuk meniadakan atribut Merah Putih pada kendaraan logistik.

Menurut Supriyono, pengemudi masih menghadapi persoalan yang berulang dalam menjalankan distribusi barang. Pungutan liar, diskriminasi perlakuan di jalan, dan kriminalitas menjadi tiga keluhan yang ia soroti.

“Masih ada pungli, masih ada diskriminasi perlakuan di jalan. Masih banyak tindak kriminalitas yang menyasar truk logistik,” katanya. Keluhan tersebut berkaitan dengan aktivitas pengiriman barang yang bergantung pada perjalanan kendaraan logistik.

Supriyono juga menyebut ekspresi serupa pernah muncul saat peringatan HUT RI tahun lalu. Sejumlah sopir ketika itu memilih memasang bendera One Piece sebagai pengganti bendera Merah Putih.

“Tahun kemarin kan juga begitu, mending pasang One Piece daripada bendera merah putih,” ucapnya. Pernyataan itu menggambarkan kekecewaan yang menurutnya telah muncul sejak peringatan kemerdekaan sebelumnya.

Pedoman Peringatan 17 Agustus

Pemerintah tetap menyiapkan pedoman upacara kemerdekaan untuk 17 Agustus 2026. Kementerian Sekretariat Negara menerbitkan Surat Nomor B-13/M/S/TU.00.03/08/2026, sedangkan Kemendikdasmen mengeluarkan surat tersendiri bagi lingkungan kerjanya.

AgendaJadwalKetentuan Utama
Upacara Kemendikdasmen07.30 waktu setempatDigelar secara luring
Indonesia Raya dan pengibaran bendera10.17–10.20 waktu setempatBerdiri tegap saat kegiatan di Halaman Istana Merdeka

Susunan minimal upacara di lingkungan Kemendikdasmen meliputi pengibaran bendera, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan pembacaan naskah Proklamasi. Masyarakat juga diimbau berdiri tegap saat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang dan bendera dikibarkan di Halaman Istana Merdeka.

Baca Juga