Investor ritel kini memiliki jalur baru untuk mengakses obligasi tanpa meninggalkan aplikasi yang juga menyediakan transaksi saham. Melalui Trima+, pengguna dapat memilih obligasi korporasi, SBN, hingga obligasi pasar sekunder dalam satu layanan digital.
Pengembangan ini memperluas pengalaman investasi di aplikasi milik PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Selain pilihan instrumen yang bertambah, pengguna mendapat fasilitas untuk memantau pembagian dan perkembangan portofolionya secara terintegrasi.
Pilihan surat utang semakin terbuka
Akses obligasi dalam Trima+ mencakup pembelian IPO obligasi korporasi secara daring. Trimegah menyatakan layanan tersebut menjadi yang pertama di pasar modal Indonesia untuk transaksi IPO obligasi korporasi melalui aplikasi.
Investor dapat pula mengakses IPO saham dari platform yang sama. Dengan demikian, aplikasi tersebut menggabungkan akses penawaran perdana saham dan obligasi dalam satu ekosistem.
| Instrumen | Akses Pengguna | Fitur Pendukung |
|---|---|---|
| Saham | Transaksi dan IPO saham | Pilihan investasi ekuitas |
| Reksa dana | Tersedia dalam aplikasi | Pelengkap portofolio |
| Obligasi | IPO, korporasi, SBN, pasar sekunder | Transaksi surat utang |
Untuk surat utang yang telah diperdagangkan, Trima+ menggunakan mekanisme Bid & Offer. Investor dapat memasang harga beli atau jual sesuai target harga maupun target imbal hasil yang hendak dicapai.
Direktur Trimegah Sekuritas Anung Rony Hascaryo mengatakan platform ini juga menjadi yang pertama menghadirkan transaksi obligasi pasar sekunder dengan mekanisme tersebut. Fasilitas itu memberi pengguna pilihan untuk menentukan parameter transaksi berdasarkan kebutuhan investasinya.
Kinerja investasi dapat dibandingkan dengan IHSG
Penambahan akses transaksi diikuti pembaruan fitur pemantauan portofolio. Portfolio Allocation memungkinkan pengguna melihat komposisi seluruh investasi mereka dalam satu layar.
Fitur Portfolio Performance digunakan untuk memantau perkembangan portofolio dan membandingkannya secara langsung dengan pergerakan IHSG. Tampilan ini ditujukan agar investor dapat melihat kinerja investasi secara lebih menyeluruh.
Trima+ turut menyediakan Trima+ Highlights, Trima+ Ideas, dan Trima+ Picks sebagai layanan informasi pasar. Ketiga fitur itu dirancang untuk membantu pengguna memahami dinamika pasar sebelum membuat keputusan investasi.
Di sisi penggunaan aplikasi, Trimegah menghadirkan pembaruan UI/UX dengan tampilan yang lebih modern. Tersedia pula In-App Registration yang ditujukan untuk membuat proses pendaftaran menjadi lebih praktis.
Kebutuhan investor yang berubah
Dalam keterangannya pada 28 Juli 2026, Anung menyatakan kemudahan transaksi bukan lagi satu-satunya kebutuhan investor. Menurutnya, akses terhadap instrumen yang beragam dan informasi pendukung semakin diperlukan dalam proses pengambilan keputusan.
“Kebutuhan investor terus berkembang. Saat ini mereka tidak hanya membutuhkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga akses terhadap berbagai instrumen investasi dan informasi yang membantu mereka mengambil keputusan investasi,” kata Anung.
Trimegah menilai pengembangan layanan digital perlu berjalan seiring dengan peningkatan literasi serta inklusi pasar modal. Perusahaan menyatakan pengembangan Trima+ akan terus dilakukan agar relevan dengan kebutuhan investor yang dinamis.
Dengan tambahan obligasi, aplikasi ini tidak lagi hanya menjadi pintu akses ke transaksi saham dan reksa dana. Investor ritel kini dapat mengelola pilihan instrumen yang lebih lengkap, termasuk surat utang dan pemantauan portofolio, dari satu aplikasi.






