Angin Badai dan Banjir Bandang Mengintai Oahu, Honolulu Hentikan Bus dan Buka Pengungsian

Honolulu menghentikan sebagian layanan publik dan membuka delapan pengungsian darurat saat Topan Lala mengancam Oahu pada Sabtu malam. Langkah ini diambil karena angin berkekuatan badai tropis, hujan lebat, hingga banjir bandang berpotensi melanda pulau tersebut.

Layanan bus kota TheBus ditangguhkan untuk keberangkatan setelah pukul 20.31 malam. Fasilitas taman kota ditutup selama cuaca buruk, sedangkan tempat pembuangan sampah tidak beroperasi pada hari Minggu.

Delapan Pengungsian Telah Disiapkan

Pemerintah Kota dan Kabupaten Honolulu menyediakan pengungsian di sejumlah sekolah sebagai tempat berlindung bagi warga yang membutuhkan. Hingga Sabtu pukul 16.00 waktu setempat, 32 warga telah tercatat menempati fasilitas tersebut.

Warga yang menuju pengungsian diminta membawa persediaan penting secara mandiri. Kebutuhan itu meliputi makanan, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan hewan peliharaan.

No.Lokasi Pengungsian
1Blanche Pope Elementary School
2Castle High School
3Kahuku Elementary School
4Kapolei High School
5Mililani High School
6Moanalua High School
7Nanakuli Elementary School
8Roosevelt High School

Pusat Operasi Diaktifkan Penuh

Pusat Operasi Darurat Kota telah diaktifkan penuh untuk mengawasi perkembangan cuaca di seluruh wilayah kabupaten. Pusat Operasi Gabungan Departemen Kepolisian Honolulu turut beroperasi untuk membantu koordinasi penanganan bencana.

Petugas tanggap darurat dan armada kota disebar di berbagai titik pulau untuk merespons dampak badai. Tim lapangan bersiap menghadapi pohon tumbang, penutupan jalan, serta evakuasi jika ada warga yang terjebak banjir.

Pemerintah meminta warga dan wisatawan tidak mengambil tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri. Masyarakat diminta tetap berada di lokasi aman dan memperhatikan kondisi sekitar selama cuaca ekstrem berlangsung.

Topan Lala Diperkirakan Memburuk pada Malam Hari

Badan Meteorologi Nasional memperingatkan angin kencang berkekuatan badai tropis mulai melanda Oahu sejak Sabtu malam. Cuaca ekstrem itu juga dapat memicu curah hujan tinggi, tanah longsor, dan gelombang tinggi.

Wali Kota Rick Blangiardi mengatakan keselamatan warga menjadi perhatian utama pemerintah selama dampak Topan Lala berlangsung. Menurutnya, kondisi Oahu diperkirakan semakin buruk seiring berjalannya malam.

“Topan Lala kini berada di negara bagian kita, dan kondisi di Oahu diperkirakan akan memburuk seiring berjalannya malam,” kata Blangiardi. Ia menyatakan petugas kota akan bekerja sepanjang malam untuk merespons situasi yang berkembang.

“Pesan kami saat ini sangat sederhana: tolong prioritaskan keselamatan Anda malam ini,” ujar Blangiardi. Pemerintah menekankan bahwa warga tidak perlu melakukan perjalanan atau aktivitas yang berpotensi membuat mereka membutuhkan pertolongan darurat.

Selama Topan Lala masih memengaruhi Oahu, warga dan wisatawan diminta mengikuti arahan pemerintah daerah. Keputusan menghentikan layanan dan membuka pengungsian ditujukan untuk mengurangi paparan risiko saat kondisi badai meluas.

Baca Juga