IndoGold mencatat harga beli dan jual emas digital paling rendah dibandingkan tiga platform lain pada 16 Agustus 2026. Harga belinya berada di Rp 2.545.137 per gram, sedangkan harga jualnya Rp 2.480.500 per gram.
Berbanding terbalik, ShariaCoin menempati posisi tertinggi untuk kedua jenis harga. Platform tersebut memasang harga beli Rp 2.658.000 per gram dan harga jual Rp 2.566.000 per gram.
Selisih Harga Antarplatform
Rentang harga pada empat penyedia menunjukkan adanya perbedaan yang perlu diperhatikan calon pembeli. Perbandingan harga beli dan jual dapat membantu melihat posisi masing-masing layanan pada hari perdagangan yang sama.
| Platform | Harga Beli per Gram | Harga Jual per Gram |
|---|---|---|
| Treasury | Rp 2.590.036 | Rp 2.502.358 |
| Lakuemas | Rp 2.582.000 | Rp 2.509.000 |
| IndoGold | Rp 2.545.137 | Rp 2.480.500 |
| ShariaCoin | Rp 2.658.000 | Rp 2.566.000 |
Treasury Bertahan di Tengah Daftar
Treasury menetapkan harga beli Rp 2.590.036 per gram pada 16 Agustus 2026. Harga jualnya tercatat Rp 2.502.358 per gram.
Kedua harga Treasury tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya. Harga belinya lebih tinggi daripada Lakuemas dan IndoGold, tetapi belum melampaui ShariaCoin.
Lakuemas Mencatat Perubahan
Lakuemas menjadi satu-satunya platform yang mencatat kenaikan pada harga beli dan harga jual. Masing-masing harga naik Rp 8.000 dari posisi hari sebelumnya.
Setelah penyesuaian itu, harga jual Lakuemas menjadi Rp 2.509.000 per gram. Angka tersebut melampaui Treasury dan IndoGold, meski tetap di bawah ShariaCoin.
Mayoritas Harga Stabil
Tiga platform lain, yaitu Treasury, IndoGold, dan ShariaCoin, mempertahankan harga pada perdagangan tersebut. Kondisi ini menunjukkan pergerakan yang relatif tenang di sebagian besar daftar harga emas digital.
Investor Daily melaporkan dinamika harga emas global serta nilai tukar rupiah menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan harga. Faktor tersebut dapat berpengaruh terhadap nilai yang ditampilkan oleh berbagai platform.
Pertimbangan bagi Investor Ritel
Emas digital dapat dibeli secara daring dan tersedia mulai dari nominal kecil. Karakter ini membuatnya menjadi salah satu pilihan bagi investor ritel yang ingin membangun portofolio secara bertahap.
Perbedaan harga antarplatform membuat pengguna perlu memeriksa nilai beli dan jual sebelum bertransaksi. Pada 16 Agustus 2026, perubahan harga hanya terlihat pada Lakuemas.






