Penerjunan freefall dari CN-295 dan penerbangan Bendera Merah Putih berukuran raksasa akan menjadi bagian dari atraksi udara HUT ke-81 RI di Jakarta. Sebanyak 81 pesawat disiapkan untuk mengisi rangkaian peringatan pada 17 Agustus.
Skala pertunjukan ini tidak hanya terlihat dari jumlah armadanya, tetapi juga dari variasi misi yang direncanakan. Jet tempur, helikopter, pesawat angkut, pesawat latih, dan pesawat nirawak akan tampil dalam fungsi yang berbeda.
Misi Khusus di Tengah Pertunjukan
CN-295 mendapat peran dalam penerjunan freefall yang dijadwalkan berlangsung sebelum upacara dimulai. Pesawat angkut militer tersebut menjadi salah satu platform yang menjalankan tugas spesifik dalam alur penerbangan.
Helikopter TNI akan membawa Bendera Merah Putih berukuran raksasa dalam Nusantara Flight setelah upacara. Penampilan itu melibatkan unsur helikopter sebagai bagian dari penerbangan simbolik dalam perayaan kemerdekaan.
Selain dua misi tersebut, helikopter Colibri TNI AU akan tampil melalui Pegasus Dynamic Show. Atraksi penutup ini dijadwalkan berlangsung dengan manuver helikopter di depan podium.
Jupiter Aerobatic Team turut dimasukkan dalam susunan pertunjukan udara. Tim ini akan memperagakan Low Speed Pass, Twin Break Off, Double Loop, Snake Loop, Clover Leaf, serta Cascade.
Pesawat tempur TNI AU juga disiapkan untuk menjalankan Bomb Burst dan High Speed Pass. Manuver tersebut akan melengkapi rangkaian yang terdiri atas sedikitnya 10 alur misi penerbangan.
Komposisi Armada yang Beragam
Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, jumlah pesawat yang dipersiapkan mencapai 81 unit. “Ada 81 pesawat,” kata I Nyoman Suadnyana kepada CNBC Indonesia pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Armada tersebut merupakan gabungan unsur TNI AU, TNI AD, TNI AL, Polri, dan Basarnas. Kehadiran berbagai institusi itu mendukung penyusunan formasi udara dalam beberapa tahapan perayaan.
| No. | Pesawat | Kategori |
|---|---|---|
| 1 | Apache | Helikopter |
| 2 | Airbus A400M | Pesawat angkut |
| 3 | AW-169 | Helikopter |
| 4 | Boeing B737-200 | Pesawat |
| 5 | CN-295 | Pesawat angkut militer |
| 6 | EC-120 dan EC-725 | Pesawat latih |
| 7 | F-16, Rafale, Sukhoi SU-27/30 | Jet tempur |
| 8 | Hawk, KT-1B Woong Bee, T-50i Golden Eagle | Pesawat latih |
| 9 | NAS-332 Super Puma, Panther, AS365 Dauphin | Helikopter |
| 10 | ANKA | UAV |
Rafale, F-16, dan Sukhoi SU-27/30 menjadi tiga jenis jet tempur yang masuk dalam daftar platform. Kehadiran ketiganya memperkuat bagian pertunjukan yang menampilkan Bomb Burst serta High Speed Pass.
Unsur helikopter juga tersebar dalam beberapa jenis, antara lain Apache, AW-169, NAS-332 Super Puma, Panther, dan AS365 Dauphin. Platform tersebut melengkapi kebutuhan atraksi yang melibatkan penerbangan rendah dan pengangkutan bendera raksasa.
Pesawat latih yang tercantum meliputi EC-120, EC-725, Hawk, KT-1B Woong Bee, serta T-50i Golden Eagle. Sementara itu, Airbus A400M dan Boeing B737-200 ikut memperluas komposisi pesawat bersayap tetap yang disiapkan.
Dokumen yang dilihat CNBC Indonesia mencatat atraksi dibagi untuk fase sebelum upacara, sesudah upacara, dan momen yang selaras dengan lagu serta kesenian. Susunan tersebut membuat pertunjukan udara dirancang sebagai rangkaian terpadu, bukan hanya lintasan pesawat tempur di atas Jakarta.






