Seluruh calon Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diajukan Presiden Prabowo Subianto berasal dari internal bank sentral. Di antara empat nama tersebut, persaingan hanya terjadi pada satu kursi Deputi Gubernur BI yang diperebutkan Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori.
Pola pencalonan ini berbeda bagi jabatan gubernur karena Destry Damayanti menjadi kandidat tunggal. Destry kini menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI sambil tetap menjabat Deputi Gubernur Senior.
Dua Kandidat untuk Jabatan Deputi
Solikin saat ini menjabat Asisten Gubernur BI, sementara Anwar Bashori merupakan Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI. Keduanya diajukan untuk satu posisi Deputi Gubernur BI dan akan mengikuti proses seleksi di DPR RI.
Solikin bukan nama baru dalam proses pencalonan anggota Dewan Gubernur BI. Ia pernah dicalonkan pada Januari 2026 untuk mengikuti seleksi di DPR.
Posisi Deputi Gubernur Senior BI juga masuk dalam surat usulan Presiden. Aida S. Budiman, yang saat ini menjabat Deputi Gubernur BI, diajukan untuk mengisi jabatan tersebut.
| Nama | Jabatan yang Diusulkan | Jabatan Saat Ini |
|---|---|---|
| Destry Damayanti | Gubernur BI | Pjs. Gubernur BI / Deputi Gubernur Senior |
| Aida S. Budiman | Deputi Gubernur Senior BI | Deputi Gubernur BI |
| Solikin M. Juhro | Deputi Gubernur BI | Asisten Gubernur BI |
| M. Anwar Bashori | Deputi Gubernur BI | Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI |
Suksesi dari Dalam Bank Sentral
Komposisi calon tersebut membentuk rangkaian pergeseran jabatan di lingkungan Bank Indonesia. Jika mendapat persetujuan parlemen, Destry berpeluang mengisi kursi gubernur dan Aida diusulkan menempati posisi deputi gubernur senior.
Susunan dari internal lembaga dipandang sebagai upaya menjaga kontinuitas kebijakan moneter nasional. Financial Times menilai pencalonan Destry sebagai pilihan teknokratis yang aman di tengah dinamika ekonomi global.
Penilaian itu juga menekankan pentingnya independensi bank sentral ketika terjadi pergantian kepemimpinan. Namun, seluruh kandidat tetap belum memiliki status definitif sebelum tahapan persetujuan DPR selesai.
Surat Presiden Masuk DPR
Pengajuan empat nama ini menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI pada 25 Juli 2026 dengan alasan pribadi. Ketua DPR RI Puan Maharani kemudian mengumumkan daftar kandidat setelah surat Presiden diterima DPR.
Berdasarkan data per 13 Agustus 2026, surat tersebut diajukan untuk mengisi posisi Gubernur BI, Deputi Gubernur Senior BI, dan Deputi Gubernur BI. DPR RI dijadwalkan mulai memprosesnya setelah pembukaan masa sidang pada 14 Agustus 2026.
Komisi XI DPR RI akan menjalankan uji kelayakan dan kepatutan terhadap para calon. Pembahasan di komisi tersebut menjadi tahapan penentu sebelum DPR memberikan persetujuan dan menetapkan formasi baru Dewan Gubernur BI.






