Drone membantu peneliti membaca jejak sauropoda berusia sekitar 150 juta tahun dengan detail hingga skala milimeter. Pemetaan digital itu mengungkap perjalanan sepanjang sekitar 95,5 meter yang menyimpan belokan hampir 360 derajat.
Jalur di Colorado tersebut juga menunjukkan langkah kiri dan kanan yang tidak sepenuhnya seragam. Selisih panjang sekitar 10 sentimeter terlihat konsisten, namun belum menjadi bukti bahwa dinosaurus itu pincang.
Ratusan Foto Menjadi Model Tiga Dimensi
Situs West Gold Hill Dinosaur Tracksite dekat Ouray memiliki area yang luas sehingga sulit diperiksa sepenuhnya dari permukaan tanah. Tim peneliti kemudian memotret lokasi dari udara menggunakan drone beresolusi tinggi.
Ratusan foto itu diolah menjadi model tiga dimensi untuk dianalisis di laboratorium. Paul Murphey dari San Diego Natural History Museum mengatakan ketelitian model tersebut dapat mencapai skala milimeter.
Menurut inet.detik.com yang mengutip Science Daily, pemetaan digital memudahkan pengamatan perubahan arah, panjang langkah, dan jarak antarjejak. Pendekatan itu memberikan gambaran yang lebih utuh dibanding pemeriksaan lapangan pada satu titik saja.
| Data Penelitian | Nilai | Fungsi Analisis |
|---|---|---|
| Usia jejak | Sekitar 150 juta tahun | Menempatkan jejak pada Jura Akhir |
| Panjang lintasan | Sekitar 95,5 meter | Merekam urutan pergerakan |
| Jumlah jejak | 131 jejak | Menunjukkan pola langkah |
| Perbedaan langkah | Sekitar 10 sentimeter | Mengungkap ketidaksimetrian langkah |
Lintasan yang Membentuk Putaran
Jejak tersebut berasal dari sauropoda, kelompok dinosaurus besar berleher panjang yang hidup pada periode Jura Akhir. Pada awal lintasan, hewan itu bergerak ke arah timur laut.
Arah langkah lalu berbelok perlahan hingga membentuk putaran tajam nyaris satu lingkaran penuh. Setelah itu, sauropoda tersebut kembali menghadap dan meneruskan perjalanan ke arah semula.
Anthony Romilio dari Dinosaur Lab University of Queensland menilai pola lingkaran seperti ini sangat langka. Alasan sauropoda itu melakukan putaran belum dapat dijelaskan dari jejak yang ada.
Ketidaksimetrian yang Masih Dipertanyakan
Selisih sekitar 10 sentimeter antara panjang langkah kiri dan kanan tergolong kecil untuk dinosaurus sebesar sauropoda. Konsistensinya tetap penting karena dapat menyimpan petunjuk tentang cara hewan itu menahan dan memindahkan beban tubuh.
Romilio mengatakan, “Kami juga menemukan perbedaan kecil tetapi terus-menerus pada panjang langkah kiri dan kanan, sekitar 10 sentimeter.” Peneliti belum dapat menentukan apakah perbedaan itu menunjukkan pincang atau kecenderungan alami menggunakan salah satu sisi tubuh.
Lebar langkah juga tidak sama di seluruh jalur. Jejak kiri dan kanan kadang tampak lebih rapat, tetapi pada segmen lain terlihat lebih renggang.
Perubahan ini memperlihatkan bahwa pola berjalan dapat bervariasi bahkan dalam satu perjalanan. Karena itu, jejak yang hanya terlihat dalam potongan pendek dapat memberikan kesan yang tidak lengkap mengenai gerak dinosaurus.
Informasi yang Tidak Diberikan Tulang
Jejak kaki termasuk fosil jejak yang menyimpan jenis bukti berbeda dari fosil tulang. Tulang dapat menunjukkan ukuran dan anatomi, sedangkan lintasan kaki merekam perilaku hewan saat bergerak.
Tim peneliti menilai metode serupa dapat diterapkan untuk jalur jejak dinosaurus panjang di berbagai tempat. Lintasan yang lebih lengkap berpotensi memperlihatkan perilaku purba yang tidak dapat ditemukan hanya melalui tulang.






