Buyback Antam Menguat Rp 5.000, Harga Emas Masih Tertinggal 15,49% dari Puncak

Harga buyback emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.530.000 per gram pada Senin, 17 Agustus 2026. Kenaikan nilai pembelian kembali ini terjadi bersamaan dengan penguatan harga jual emas batangan Antam.

Harga jual emas Antam pada hari yang sama naik Rp 2.000 menjadi Rp 2.677.000 per gram. Bagi pemegang emas yang mempertimbangkan penjualan, perbedaan harga jual dan buyback mencapai Rp 147.000 per gram.

Nilai buyback merupakan harga yang digunakan Antam saat membeli kembali emas batangan dari masyarakat. Karena itu, angka tersebut menjadi acuan utama untuk menghitung nilai penjualan kembali, bukan harga jual emas baru.

Pajak Berlaku untuk Buyback di Atas Rp 10 Juta

Penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenai Pajak Penghasilan Pasal 22. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima penjual.

Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017. Pemegang NPWP dikenai tarif 1,5%, sedangkan pemegang tanpa NPWP dikenai tarif 3%.

Dengan harga buyback Rp 2.530.000 per gram, penjual perlu memperhatikan nilai total transaksinya sebelum menjual emas. Status NPWP juga perlu diperhitungkan karena memengaruhi besaran potongan pajak.

Harga Jual Pulih Setelah Koreksi

Harga emas batangan Antam kembali bergerak positif setelah sempat terkoreksi pada Jumat, 14 Agustus 2026. Data Logam Mulia yang dikutip Investor Daily mencatat penurunan saat itu mencapai Rp 36.000 per gram.

TanggalHarga Emas AntamPerubahan
14 Agustus 2026Rp 2.664.000 per gramTurun Rp 36.000
15 Agustus 2026Rp 2.675.000 per gramNaik Rp 11.000
17 Agustus 2026Rp 2.677.000 per gramNaik Rp 2.000

Koreksi pada 14 Agustus membawa harga ke Rp 2.664.000 per gram. Harga kemudian naik Rp 11.000 pada 15 Agustus, lalu bertambah Rp 2.000 pada 17 Agustus.

Rangkaian dua kenaikan tersebut menghasilkan pemulihan Rp 13.000 dari posisi setelah koreksi Jumat. Namun, kenaikan itu belum membawa harga kembali ke puncak yang dicapai pada awal tahun.

Masih Terpaut dari Rekor Januari

Pada 29 Januari 2026, harga emas Antam pernah menyentuh Rp 3.168.000 per gram. Harga pada 17 Agustus masih lebih rendah Rp 491.000 per gram dari level tersebut.

Selisih itu setara dengan 15,49% di bawah rekor tertinggi. Artinya, penguatan pada pertengahan Agustus belum menghapus koreksi yang terjadi dari puncak harga Januari.

Meski demikian, harga saat ini tetap berada di atas posisi awal tahun. Pada 1 Januari 2026, harga emas Antam tercatat Rp 2.488.000 per gram.

Harga pada 17 Agustus lebih tinggi Rp 189.000 per gram atau sekitar 7,59% dibandingkan awal tahun. Pergerakan ini menunjukkan emas Antam masih mencatat kenaikan tahunan walaupun belum pulih menuju rekor tertinggi.

Selisih Harga Perlu Diperhatikan

Harga jual Rp 2.677.000 per gram dan buyback Rp 2.530.000 per gram memiliki fungsi berbeda dalam transaksi emas Antam. Pembeli emas baru mengacu pada harga jual, sedangkan penjual kembali mengacu pada nilai buyback.

Ketika nilai transaksi buyback melampaui Rp 10 juta, hasil akhirnya juga dipengaruhi oleh potongan PPh 22. Pertimbangan harga buyback, selisih harga, dan tarif pajak menjadi bagian penting dalam penjualan kembali emas batangan.

Baca Juga