BNI Kirim Bantuan ke 5 Wilayah Gempa NTT, Layanan Perbankan Mayoritas Tetap Terjaga

BNI menyalurkan bantuan kebutuhan dasar ke lima wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur sambil menjaga mayoritas layanan perbankan tetap tersedia. Bantuan tahap awal menyasar Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng.

Penyaluran dilakukan melalui program BNI Berbagi untuk membantu warga terdampak dan pengungsi selama masa tanggap darurat. Jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan dasar yang mendesak di lapangan.

Logistik Dasar untuk Warga dan Pengungsi

Bantuan yang dikirim mencakup air mineral, beras, mi instan, telur, minyak goreng, susu, biskuit, popok bayi, dan peralatan dapur. Seluruh bantuan disalurkan secara bertahap ke wilayah yang membutuhkan dukungan konsumsi dan perlengkapan sehari-hari.

WilayahFokus Penyaluran
EndeKebutuhan dasar masyarakat terdampak
BorongKebutuhan dasar masyarakat terdampak
Labuan BajoKebutuhan dasar masyarakat terdampak
MaumereKebutuhan dasar masyarakat terdampak
RutengKebutuhan dasar masyarakat terdampak

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan duka cita kepada keluarga korban gempa. Ia mengatakan bantuan difokuskan agar kebutuhan paling mendesak dapat segera diterima masyarakat terdampak.

“Dalam kondisi tanggap darurat, BNI hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan yang paling mendesak agar dukungan dapat segera dirasakan masyarakat terdampak,” ujar Okki dalam keterangan tertulis. BNI melakukan identifikasi kebutuhan bersama pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan pemangku kepentingan terkait.

Akses Transaksi Masih Tersedia

Di tengah penyaluran bantuan, BNI memastikan 24 dari 25 outlet di area Ende dan Maumere masih beroperasi. Sebanyak 65 dari total 67 ATM di area yang sama juga tetap melayani transaksi masyarakat.

KCP Borong menjadi satu-satunya outlet yang belum beroperasi karena terdapat keretakan pada bangunan. Dua ATM di lokasi tersebut turut tidak dioperasikan untuk alasan keselamatan.

Layanan BNITotal UnitUnit BeroperasiGangguan
Outlet2524KCP Borong sementara tutup
ATM67652 ATM di KCP Borong tidak beroperasi

Nasabah KCP Borong masih dapat memakai O-Branch, jaringan kantor BNI lain, dan kanal elektronik maupun digital. Operasional kantor akan dipulihkan setelah bangunan dinyatakan aman untuk digunakan kembali.

Menurut Okki, perusahaan menjaga kebutuhan layanan masyarakat dengan dukungan jaringan yang masih aktif. “Dengan dukungan jaringan kantor, O-Branch, serta kanal elektronik dan digital, kami memastikan kebutuhan layanan perbankan masyarakat tetap dapat terlayani selama proses pemulihan,” katanya.

BNI menyatakan bantuan tidak berhenti pada tahap awal karena kebutuhan warga dapat berubah seiring berlangsungnya tanggap darurat dan pemulihan. Langkah tersebut merupakan bagian dari sinergi Keluarga Besar BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia.

Perusahaan akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak bersama pemerintah daerah dan BPBD. Dukungan lanjutan akan ditetapkan berdasarkan kebutuhan prioritas masyarakat.

Baca Juga