BMRI dan BBCA Menguat di Tengah IHSG yang Tetap Bertahan di Zona Hijau

Saham perbankan besar menjadi perhatian utama pada sesi I perdagangan Rabu, 15 Juli 2026. BMRI mencatat nilai transaksi tertinggi di level Rp4.240 dan naik 1,92 persen, sedangkan BBCA bergerak ke Rp6.200 dengan penguatan 1,22 persen.

Di kelompok saham LQ45, ANTM tampil sebagai top gainer setelah melonjak 5,14 persen ke Rp3.070. ESSA ikut menguat 3,45 persen ke Rp600, sementara ISAT naik 2,96 persen ke Rp1.915.

Tekanan justru terlihat pada beberapa saham lain di LQ45. KLBF turun 2,05 persen ke Rp715, TLKM melemah 1,95 persen ke Rp2.510, dan MEDC terkoreksi 1,20 persen ke Rp1.235.

IHSG Masih Bertahan Di Atas 6.000

Di tengah rotasi saham tersebut, IHSG tetap kokoh di zona hijau pada akhir perdagangan sesi I dan ditutup di level 6.067. Indeks menguat 28,31 poin atau 0,46 persen, setelah sempat bergerak naik turun sepanjang pagi.

Pergerakan indeks menunjukkan pasar masih menaruh minat pada saham berkapitalisasi besar. Dukungan dari sektor bahan dasar, properti, dan sentimen positif bursa Asia ikut menjaga IHSG tetap berada di atas level psikologis 6.000.

Transaksi Padat, Rentang Gerak Cukup Lebar

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia berlangsung ramai pada sesi pertama. Nilai transaksi mencapai Rp6,18 triliun dengan volume 12,05 miliar saham dan frekuensi 1.164.398 kali.

IHSG dibuka di level 6.068, lalu sempat menyentuh titik tertinggi 6.080 dan terendah 6.007 sebelum menutup sesi di area yang lebih stabil. Rentang gerak itu memperlihatkan pasar masih mencari arah, meski tekanan jual belum cukup kuat untuk membawa indeks keluar dari zona hijau.

Data PerdaganganAngka
IHSG6.067 (+28,31 poin atau +0,46 persen)
Pembukaan6.068
Tertinggi6.080
Terendah6.007
Nilai transaksiRp6,18 triliun
Volume12,05 miliar saham
Frekuensi1.164.398 kali

Sektor Bahan Dasar Dan Properti Menopang Penguatan

Secara sektoral, IDX Basic Materials mencatat kenaikan terbesar dengan penguatan 1,40 persen. IDX Property menyusul naik 1,05 persen, sedangkan IDX Infrastructures menguat 0,41 persen.

Di sisi lain, IDX Healthcare melemah 0,67 persen dan IDX Industrials turun 0,54 persen. Pola ini menegaskan bahwa penguatan IHSG pada sesi I masih bertumpu pada sektor tertentu, bukan pada seluruh pasar secara merata.

SektorPerubahan
IDX Basic Materials+1,40 persen
IDX Property+1,05 persen
IDX Infrastructures+0,41 persen
IDX Healthcare-0,67 persen
IDX Industrials-0,54 persen

Sentimen regional turut memberi dorongan tambahan. Hingga sesi I, Hang Seng Hong Kong menguat 1,46 persen dan Nikkei 225 Jepang naik 1,21 persen, sementara Shanghai Composite China terkoreksi tipis 0,08 persen.

Phintraco Sekuritas sebelumnya memperkirakan IHSG bergerak konsolidasi di rentang 5.950-6.125 dengan level pivot di 6.000. Proyeksi itu sejalan dengan kondisi perdagangan hari ini, meski indikator Stochastic RSI sudah memasuki area overbought.

Di tengah kondisi tersebut, pasar masih punya peluang menjaga IHSG tetap stabil pada sesi berikutnya. Namun, daya tahan minat beli akan kembali diuji jika tekanan pada saham-saham tertentu mulai meningkat.

Baca Juga