Setahun Keluar Rp 36,6 Juta untuk Creta Prime, Pajak Bukan Pengeluaran Terberatnya

Pajak tahunan bukan pengeluaran terbesar dalam simulasi kepemilikan Hyundai Creta Prime 2022. Biaya bahan bakar justru mencapai Rp 31.200.000, atau sekitar lima kali lebih besar dibanding pajak kendaraan.

Jika keduanya digabung, pemilik perlu menyiapkan Rp 36.668.400 dalam setahun. Angka ini belum memasukkan biaya tol, parkir, asuransi, ban, dan pengeluaran tidak terduga lainnya.

Selisih Besar antara BBM dan Pajak

Data pengeluaran tersebut dibagikan Febriyara, pemilik Hyundai Creta Prime 2022 di Tangerang Selatan. Ia memakai SUV itu sebagai kendaraan pribadi untuk kebutuhan perjalanan tertentu.

Pos BiayaJumlah per TahunPorsi dalam Total
BBM RON 92Rp 31.200.000Terbesar
Pajak kendaraanRp 5.468.400Pengeluaran tahunan
TotalRp 36.668.400Belum termasuk biaya tambahan

Dana Rp 36.668.400 itu setara sekitar Rp 3.055.700 per bulan. Apabila dirata-ratakan setiap hari, nominalnya berada pada kisaran Rp 100.461.

Perbedaan nominal tersebut memperlihatkan peran konsumsi BBM terhadap biaya penggunaan kendaraan. Semakin sering mobil digunakan untuk menempuh jarak jauh, semakin besar pula dana yang perlu dialokasikan.

Satu Tangki Penuh Sekitar Rp 600 Ribu

Untuk kebutuhan bahan bakar, Febriyara menggunakan RON 92. Biaya pengisian tangki penuh saat ini disebut sekitar Rp 600.000.

Dalam kondisi mobil dipakai setiap hari, satu tangki dapat habis dalam empat hingga lima hari. Simulasi biaya setahun menggunakan asumsi pengisian penuh dilakukan satu kali setiap pekan.

Penggunaan mobil tersebut kini tidak difokuskan untuk aktivitas harian. Creta lebih sering dipakai saat perlu melakukan perjalanan jauh atau mengunjungi lebih dari satu lokasi.

Jarak perjalanan dalam sekali penggunaan rata-rata dapat lebih dari 50 kilometer. Karakter pemakaian ini menjadi konteks utama tingginya pengeluaran bahan bakar dalam kalkulasi yang disampaikan.

Servis Belum Menambah Beban

Biaya perawatan berkala belum termasuk dalam total karena pemilik masih mendapatkan servis gratis. Dengan demikian, angka Rp 36,6 juta belum bisa dipandang sebagai keseluruhan biaya kepemilikan kendaraan.

Febriyara menilai layanan purnajual Hyundai sejauh ini cukup baik. Ia juga menyampaikan bahwa penerapan standar pelayanan dapat berbeda pada diler yang berbeda.

Ketika fasilitas servis gratis berakhir, pemilik berpotensi memiliki komponen pengeluaran tambahan yang perlu dihitung. Besarnya biaya tersebut tidak dicantumkan dalam perhitungan yang dibagikan.

Perencanaan Dana Sebelum Membeli

Rincian ini menegaskan pentingnya menghitung kebutuhan operasional sebelum memutuskan membeli SUV. Cicilan kendaraan hanya satu bagian dari pengeluaran, sedangkan biaya BBM dan pajak tetap berjalan selama mobil dimiliki.

Bagi pengguna dengan pola perjalanan yang sering dan berjarak jauh, alokasi bahan bakar perlu menjadi perhatian utama. Pada Hyundai Creta Prime milik Febriyara, komponen inilah yang paling besar menentukan total biaya tahunan.

Baca Juga