Aksi beli investor asing dan kenaikan harga komoditas menjadi dua penopang bagi proyeksi penguatan IHSG pada Kamis, 13 Agustus 2026. Penguatan mayoritas indeks Wall Street turut memberi dukungan, tetapi sentimen rebalancing MSCI berpotensi menjadi ujian bagi laju indeks.
CGS International Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat. Pasar akan menilai apakah dukungan eksternal cukup kuat untuk mengimbangi respons terhadap pengumuman penyesuaian indeks MSCI.
Wall Street Merespons Data Inflasi Juli
Penguatan pasar global berkaitan dengan data inflasi Amerika Serikat yang dinilai sejalan dengan estimasi pasar. Biro Ketenagakerjaan Amerika Serikat mencatat inflasi Juli sebesar 0,1% secara bulanan dan 3,4% secara tahunan.
Untuk inflasi inti, angkanya mencapai 0,2% secara bulanan serta 2,5% secara tahunan. Data tersebut memperbesar peluang suku bunga acuan ditahan dalam pertemuan September mendatang.
| Indikator | Perubahan Bulanan | Perubahan Tahunan |
|---|---|---|
| Inflasi Juli | 0,1% | 3,4% |
| Inflasi inti Juli | 0,2% | 2,5% |
Mayoritas indeks Wall Street kemudian menguat dan menjadi salah satu sentimen eksternal bagi pasar domestik. Kenaikan harga komoditas menambah dukungan yang sudah datang dari aktivitas beli investor asing.
Proyeksi Teknikal IHSG
Dalam proyeksinya, CGS International Sekuritas Indonesia menempatkan support IHSG pada rentang 6.280 hingga 6.185. Resistance diproyeksikan berada di kisaran 6.470 sampai 6.560.
| Area Pantauan | Level |
|---|---|
| Support | 6.280–6.185 |
| Resistance | 6.470–6.560 |
CGS International Sekuritas Indonesia menyatakan, “IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.280-6.185 dan resist 6.470-6.560.” Rentang itu menggambarkan batas pergerakan yang dipantau pasar selama perdagangan hari tersebut.
Area resistance akan menjadi perhatian saat indeks mempertahankan momentum kenaikannya. Sebaliknya, perubahan sentimen akibat rebalancing MSCI dapat membatasi penguatan walaupun faktor global masih mendukung.
Pilihan Saham dari CGS
CGS International Sekuritas Indonesia turut memasukkan enam kode saham dalam rekomendasi perdagangan. Keenam saham tersebut adalah HRTA, PSAB, ARCI, TINS, ADMR, dan BFIN.
| No. | Saham |
|---|---|
| 1 | HRTA |
| 2 | PSAB |
| 3 | ARCI |
| 4 | TINS |
| 5 | ADMR |
| 6 | BFIN |
Investor Daily melaporkan sentimen perdagangan Kamis bergerak di antara dukungan global dan potensi tekanan dari rebalancing MSCI. Pelaku pasar akan mencermati kemampuan IHSG menjaga penguatan ketika indeks mendekati rentang resistance yang diproyeksikan.






