Belanja Miliaran Dollar di Piala Dunia, Mengapa Dampaknya Bisa Kecil bagi Tuan Rumah

Dampak ekonomi Piala Dunia dapat terlihat besar dalam nilai transaksi, tetapi kontribusinya terhadap ekonomi nasional belum tentu setara. Perkiraan untuk Meksiko menunjukkan turnamen dapat menghasilkan miliaran dollar AS, sementara tambahan terhadap PDB tetap terbatas.

Banorte memperkirakan kontribusi Piala Dunia terhadap PDB Meksiko berada pada kisaran 0,4 persen hingga 0,5 persen. Banamex memperkirakan dampak ekonomi turnamen sekitar 2 miliar dollar AS.

LembagaUkuran yang DiperkirakanNilai
BanorteKontribusi terhadap PDB Meksiko0,4 persen hingga 0,5 persen
BanamexDampak ekonomi Piala DuniaSekitar 2 miliar dollar AS

Menurut money.kompas.com yang mengutip Reuters, angka tersebut dipandang relatif kecil dibandingkan skala ekonomi Meksiko. Gambaran itu juga muncul saat konsumsi rumah tangga Meksiko pada Juni melemah, termasuk pada sektor hotel dan restoran.

Peluang besar berada di sektor yang dekat dengan laga

Hotel, penerbangan, restoran, transportasi, dan perdagangan ritel dapat memperoleh tambahan permintaan dari arus penonton. Usaha yang beroperasi dekat stadion atau kawasan pertandingan menjadi pihak yang paling mungkin merasakan lonjakan secara langsung.

Hari laga dapat menaikkan tingkat hunian hotel dan meningkatkan transaksi makanan, perjalanan, serta layanan pendukung. Namun, kenaikan ini tidak otomatis menjangkau pelaku usaha di wilayah lain.

Daerah yang tidak menjadi tuan rumah pertandingan belum tentu menerima manfaat setara. Karena itu, besarnya aktivitas ekonomi selama turnamen perlu dipisahkan dari dampak yang benar-benar menyebar ke perekonomian nasional.

FIFA melihat perputaran global yang jauh lebih besar

FIFA memperkirakan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dapat menciptakan dampak ekonomi global hingga 41 miliar dollar AS. Ajang dengan 48 peserta itu juga diproyeksikan mendatangkan sekitar 13 juta pengunjung.

Belanja pengunjung berpeluang mengalir ke banyak sektor jasa dan perdagangan. Akan tetapi, perputaran uang secara global tidak berarti seluruh nilai tersebut berubah menjadi pertumbuhan baru pada ekonomi setiap negara penyelenggara.

Meksiko masih menghadapi faktor ekonomi lain, termasuk investasi swasta yang lemah dan ketidakpastian peninjauan ulang perjanjian perdagangan USMCA. Faktor-faktor tersebut dapat membatasi kemampuan turnamen untuk mendorong pertumbuhan yang lebih luas.

Pengeluaran publik dan turis yang tergantikan

Pemerintah harus menanggung kebutuhan pengamanan, pengaturan lalu lintas, transportasi, kebersihan, serta operasional selama kompetisi. Nilai manfaat ekonomi perlu dibandingkan dengan biaya publik tersebut sebelum hasil akhirnya dinilai positif.

Selain itu, penonton Piala Dunia dapat menggantikan wisatawan reguler di kota yang sama. Tarif hotel tinggi, kemacetan, dan kepadatan kawasan wisata dapat membuat sebagian pelancong biasa menunda kunjungan.

Situasi itu berpotensi terjadi di New York dan New Jersey yang menjadi lokasi pertandingan final. Kota dapat mencatat lonjakan jumlah pengunjung, tetapi sebagian belanja mungkin hanya berpindah waktu atau menggantikan transaksi yang seharusnya terjadi tanpa turnamen.

Piala Dunia tetap memberi kesempatan bagi bisnis dan pariwisata untuk berkembang dalam jangka pendek. Dampak yang lebih tahan lama memerlukan investasi baru, produktivitas yang meningkat, dan kebijakan ekonomi yang tepat.

Baca Juga