Tiga siswa terpilih mengemban amanah besar dalam pengibaran Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 RI. Mereka dipercaya mengisi tiga tugas berbeda yang menentukan kelancaran formasi pengibaran bendera tingkat nasional.
Posisi penggerek dipegang pelajar asal Kalimantan Selatan, pembentang berasal dari Bengkulu, dan Komandan Kelompok 8 diisi wakil Jambi. Ketiganya merupakan bagian dari 76 siswa-siswi terbaik utusan provinsi yang lolos seleksi untuk Paskibraka Nasional.
Susunan Petugas Formasi Inti
| Nama | Sekolah | Penugasan |
|---|---|---|
| I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti | SMAN 7 Banjarmasin | Penggerek |
| M Aryo Wira Zandhyaka Y | SMA Negeri 7 Kota Bengkulu | Pembentang |
| Achmad Fachri Mubarok | SMK Negeri 1 Kota Jambi | Komandan Kelompok 8 |
Achmad Fachri Mubarok bertugas sebagai Danpok 8 dan menerima bendera dari pembawa baki. Tahap tersebut dilakukan sebelum penggerek dan pembentang melanjutkan proses menaikkan bendera ke tiang.
I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti menjalankan tugas sebagai penggerek. M Aryo Wira Zandhyaka Y mengemban peran pembentang dalam formasi yang sama.
Dukungan Daerah untuk Aryo
Aryo merupakan siswa SMA Negeri 7 Kota Bengkulu, putra Yosril Radiansyah dan Rima Melati. Ia mengikuti proses seleksi dari tingkat sekolah hingga memperoleh kesempatan mengikuti pemusatan latihan pusat.
Sebelum pelatihan nasional, Aryo dilepas secara resmi oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian. Pemerintah Provinsi Bengkulu menyampaikan apresiasi atas keberhasilan putra-putri daerah masuk sebagai calon Paskibraka Nasional.
“Atas nama Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik Bengkulu yang telah terpilih sebagai calon Paskibraka Nasional,” kata Mian melalui laman resmi Pemerintah Provinsi Bengkulu. Mian juga berharap para peserta menjaga kesehatan, disiplin, serta mengeluarkan kemampuan terbaik sepanjang kegiatan.
Harya Melewati Seleksi hingga Pusat
Harya, siswa SMAN 7 Banjarmasin, merupakan putra I Nyoman Darmana dan Luh Putu Karunia Mukti Widyasih. Ia melalui tahapan verifikasi dan seleksi dari tingkat kota sampai pusat untuk menjadi wakil Kalimantan Selatan.
Ia menyiapkan diri melalui latihan fisik yang intensif serta pengaturan pola makan. Meski sempat menargetkan peran Danpok 8, Harya akhirnya mendapat tugas sebagai penggerek bendera.
“Tentu berkat kerja keras, dan dukungan dari orang tua, mulai verifikasi tingkat kota hingga pusat, semua lelah terbayarkan dengan terpilihnya saya mewakili Kalsel,” tutur Harya. Pernyataan itu menegaskan arti dukungan keluarga dalam proses seleksi yang dijalaninya.
Apresiasi Sekolah untuk Fachri
Fachri adalah siswa SMK Negeri 1 Kota Jambi dan putra Slamet Riyadi serta Sukma Dewi. Pihak sekolah mengapresiasi pencapaiannya sebagai hasil kedisiplinan dan ketabahan selama mengikuti tahapan seleksi.
Kepala sekolah Repreanis menyampaikan doa agar siswa yang bertugas diberi kesehatan dan kelancaran pada 17 Agustus 2026. Ia berharap tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dapat menginspirasi generasi muda di Jambi.
Penugasan tiga siswa dari daerah berbeda tersebut memperlihatkan hasil seleksi berjenjang yang berlangsung dari tingkat daerah hingga pemusatan latihan pusat. Dari formasi itu, mereka membawa nama sekolah dan provinsinya dalam upacara kemerdekaan tingkat nasional.






