Bukan Banyak Mengatur, Alya Rohali Percayakan Diarra Tumbuh dengan Caranya

Alya Rohali tidak banyak mencampuri langkah Diarra Annisa Rachbini saat putrinya mengikuti Abang None Jakarta Barat 2026. Ia memilih memberikan kepercayaan agar Diarra dapat bertumbuh dan menjalani prosesnya secara mandiri.

Pilihan tersebut diambil meski Alya memiliki pengalaman sebagai None Jakarta Barat pada 1994. Ia merasa sudah cukup lama berada jauh dari dunia itu, sehingga tidak ingin mengambil alih perjalanan yang sedang ditempuh putrinya.

“Aku benar-benar melepas dia. Kami lihat saja, ya sudah, kamu silakan tumbuh sendiri. Aku nggak terlalu banyak mencampuri,” kata Alya, seperti dikutip hot.detik.com.

Alya tidak banyak mengikuti laporan mengenai proses Diarra dalam ajang tersebut. Perannya lebih diarahkan untuk melihat perkembangan putrinya daripada memberi arahan berlebihan.

Ruang Mandiri dan Sikap Tegas

Kebebasan yang diberikan Alya kepada Diarra bukan berarti ia selalu bersikap longgar dalam pengasuhan. Alya mengaku terkadang menerapkan pendekatan tegas terhadap ketiga putrinya demi hal yang dianggap terbaik.

Ketiga putri Alya adalah Adjani, Savannah, dan Diarra. Dalam mendampingi mereka, ia menilai pengasuhan perlu menyesuaikan situasi yang dihadapi.

Alya menyebut ada waktu ketika seorang ibu perlu bersikap lembut, mendengarkan, dan berempati. Namun, terdapat pula keadaan yang membuat ketegasan menjadi diperlukan.

“Aku sih jujur kadang-kadang menerapkan ketegasan. Ya harus, untuk yang terbaik,” ujar Alya saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Kamis (23/7/2026).

Pendekatan itu menunjukkan bahwa memberi ruang kepada anak tidak selalu bertentangan dengan aturan di rumah. Alya memadukan kepercayaan terhadap pilihan anak dengan batas yang dianggap perlu dalam proses tumbuh mereka.

“Dalam pengasuhan kita harus fleksibel. Ada waktunya lembut, mendengarkan, berempati, dan sebagainya,” tuturnya.

Potensi yang Dinilai Sejalan

Diarra juga menjadi putri yang disebut paling mirip Alya secara fisik. Pengakuan itu tidak hanya datang dari Alya, tetapi juga dari orang-orang yang mengenalnya sejak masa remaja.

Alya mengaku merasakan waktu berlalu cepat ketika melihat ketiga anak perempuannya telah beranjak dewasa. Di antara mereka, Diarra kerap disebut seperti memiliki kemiripan yang paling kuat dengannya.

“Iya, memang waktu berlalu cepat banget. Jadi memang kalau aku punya tiga anak perempuan, dari segi fisik memang ada yang bisa dibilang paling mirip aku,” kata Alya.

Kemiripan antara ibu dan anak itu, menurut Alya, juga terlihat pada minat serta bakat. Diarra dinilai mampu tampil di depan banyak orang dan mempunyai kemampuan berbicara di depan publik yang cukup baik.

Potensi tersebut membuat Alya melihat adanya kesamaan kemampuan komunikasi antara dirinya dan Diarra. Meski demikian, ia tetap memilih membiarkan putrinya membangun pengalaman sendiri di Abang None Jakarta Barat 2026.

“Minat dan bakatnya juga sama. Kemampuannya juga ada yang sama, maksudnya dia bisa tampil di depan banyak orang, kemudian kemampuan berbicara di depan publiknya juga lumayan bagus,” ujar Alya.

Baca Juga