Akrama Bukari Ramdhani Jati menjadi pelari tercepat dalam Intibios Fun Run 2026 dengan catatan waktu sekitar 20 menit. Ia menuntaskan lintasan lima kilometer di tengah keikutsertaan 2.500 peserta di Plaza Selatan TMII, Jakarta Timur.
Pencapaian itu diraih Akram tanpa target awal untuk menjadi juara. Ia datang bersama komunitas lari dengan tujuan menikmati kegiatan, lalu berhasil finis di posisi pertama.
“Sebenarnya target ikut fun run hari ini cuma ingin fun saja karena teman-teman komunitas juga ikut,” kata Akram. Ia menyebut latihan rutin menjadi bekal untuk menyelesaikan lari dengan hasil terbaik.
Program latihannya meliputi interval, tempo run, easy run, dan long run. Meski demikian, ia meminta masyarakat yang baru ingin berlari agar tidak terburu-buru menjadikan kecepatan sebagai sasaran utama.
Mulai dari Lari Ringan
Akram menyarankan pelari pemula untuk memulai dari easy run dan menjaga latihan tetap konsisten. Menurutnya, meningkatnya minat terhadap lari akan bermanfaat apabila mendorong orang bergerak lebih aktif.
Saran itu sejalan dengan pesan yang dibawa Intibios dalam kegiatan lari tahun ini. Acara tersebut tidak ditempatkan semata-mata sebagai kompetisi, melainkan sebagai sarana membangun kebiasaan hidup sehat melalui suasana yang menggembirakan.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Kegiatan | Intibios Fun Run 2026 |
| Lokasi | Plaza Selatan TMII, Jakarta Timur |
| Tanggal | Minggu, 26 Juli 2026 |
| Jarak dan peserta | 5 kilometer, 2.500 peserta |
Lari sebagai Ruang Komunitas
Ribuan peserta memadati Plaza Selatan TMII pada Minggu, 26 Juli 2026. Antusiasme tersebut menunjukkan kegiatan lari semakin menjadi ruang berkumpul bagi komunitas maupun masyarakat umum.
Lokasi di TMII dipilih bersamaan dengan pengusungan tema Nusantara. Peserta berlari melintasi kawasan anjungan budaya sambil menikmati keragaman Indonesia yang menjadi karakter tempat tersebut.
Presiden Direktur Intibios Lab, Klinik, dan Farmasi, Yeni Handayani, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik. Menurutnya, ajakan hidup sehat harus disampaikan melalui pendekatan yang mudah diikuti banyak kalangan.
“Tujuannya paling utama memang branding. Selain itu, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia bergerak sehat,” kata Yeni kepada Beritasatu.com.
Rencana Rangkaian Kesehatan
Intibios membawa konsep wellness yang menggabungkan kebugaran fisik, kegembiraan, dan pikiran positif. Inti pesan yang disampaikan adalah gerak, gembira, dan pikiran positif dalam satu pengalaman kegiatan.
Ke depan, Intibios membuka kemungkinan menjadikan acara ini agenda rutin berbentuk rangkaian wellness. Konsepnya dapat dilengkapi yoga, program well-being, serta produk kesehatan yang bersifat preventif.
“Jadi satu paket, lari plus dapat happiness,” ujar Yeni. Dengan format tersebut, kegiatan lari diproyeksikan tetap menjadi pintu masuk untuk memperluas perhatian masyarakat terhadap kebugaran dan pola hidup sehat.
Bagi pelari pemula, pesan Akram tetap menjadi bagian penting dari semangat acara tersebut. Memulai secara ringan dan menjaga konsistensi dapat membuat lari lebih mudah dijalani sebagai kebiasaan, bukan sekadar mengikuti tren.






