500 Personel Disiagakan, Arus di 18 Ruas Jakarta Bisa Berubah saat Perayaan RI

Sebanyak 500 personel Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan disiagakan saat peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026. Petugas akan menangani rekayasa lalu lintas secara situasional di 18 ruas jalan di pusat Jakarta.

Perubahan arus dapat memengaruhi perjalanan warga dari kawasan Monumen Nasional hingga Dukuh Atas. Pengguna kendaraan diminta mempersiapkan rencana perjalanan dan mengikuti arahan petugas di titik pengaturan.

Skema tersebut disiapkan karena beberapa agenda berlangsung dalam rentang pagi, sore, dan malam hari. Rangkaian kegiatan mencakup kirab Bendera Pusaka, upacara kenegaraan, pesta rakyat, serta karnaval kendaraan hias.

Rekayasa Mengikuti Agenda Peringatan Kemerdekaan

Pengalihan situasional pertama berkaitan dengan Kirab Pengantaran Bendera Pusaka dan Upacara Detik-detik Proklamasi. Pengaturan berikutnya dilakukan saat Upacara Penurunan Bendera serta Kirab Pengembalian Bendera Pusaka.

AgendaWaktu PelaksanaanSkema Jalan
Kirab Pengantaran Bendera Pusaka dan Upacara Detik-detik Proklamasi07.30–11.30 WIBPengalihan arus situasional
Upacara Penurunan Bendera dan Kirab Pengembalian Bendera Pusaka16.30–18.30 WIBPengalihan arus situasional
Pesta Rakyat dan Malam Karnaval Kendaraan HiasMalam hariPenyesuaian arus lalu lintas

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menyatakan pengaturan dilakukan demi keamanan dan ketertiban perayaan. Ia menganjurkan masyarakat memakai transportasi umum apabila hendak mendatangi lokasi kegiatan.

“Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional agar seluruh rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” kata Budi Awaluddin, dilansir detikcom. Penyesuaian perjalanan dinilai penting agar warga dapat menghindari gangguan mobilitas di sekitar pusat kegiatan.

Pasukan Pengibar Bendera di Banyuwangi dan Nias

Sejumlah daerah juga mematangkan persiapan upacara kemerdekaan melalui pengukuhan Paskibraka. Di Banyuwangi, pengukuhan 75 anggota Paskibraka 2026 dipimpin Bupati Ipuk Fiestiandani pada 15 Agustus 2026.

Pasukan itu akan bertugas di Lapangan Taman Blambangan untuk upacara pengibaran dan penurunan bendera. Sebanyak 77 peserta lolos seleksi dari hampir seribu pendaftar, sedangkan dua peserta lainnya ditugaskan pada tingkat provinsi.

Anggota PaskibrakaAsal SekolahTugas Upacara
I Gusti Ayu MahisitaSMAN 1 SronoPembawa baki bendera pagi hari
Alicia Alexandra LyanneSMAN 1 RogojampiPembawa baki saat penurunan bendera

Koordinator Pelatih Paskibraka Banyuwangi 2026 Kapten Czi Sahar Susanto menyebut tingkat kesiapan pasukan mencapai 95 persen. Mereka sudah menjalani gladi bersih dan dijadwalkan mengikuti latihan pemantapan.

Anggota Paskibraka dibagi dalam grup 8, 17, dan 45 untuk formasi upacara. Grup 17 membentuk angka 81, sementara grup 45 membentuk huruf T dan H sebagai lambang usia kemerdekaan Indonesia.

Di Kabupaten Nias, Bupati Yaatulo Gulo mengukuhkan Paskibraka Kabupaten Nias Tahun 2026 pada 15 Agustus 2026. Menurut laporan RRI, ia menekankan disiplin, tanggung jawab, dan semangat patriotisme dalam menjalankan tugas pengibaran bendera.

Baca Juga