5 Trik Mengupas Bawang Merah yang Membuat Proses Memasak Lebih Nyaman

Menggabungkan pendinginan bawang, penggunaan pisau tajam, dan sirkulasi udara dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman saat menyiapkan bumbu. Langkah tersebut ditujukan untuk membatasi senyawa pemicu mata perih sebelum senyawa itu mencapai area wajah.

Masalah mata berair sering muncul walaupun kegiatan mengupas dan mengiris berlangsung singkat. Dengan urutan pengolahan yang lebih tepat, proses menangani bawang merah dapat terasa lebih nyaman.

Fungsi Lima Trik Saat Menyiapkan Bawang

Lima langkah ini bekerja dengan cara yang tidak sama, sehingga dapat digunakan sesuai kebutuhan. Sebagian menekan pelepasan senyawa, sedangkan lainnya menjadi penghalang atau mengalihkan paparan dari mata.

LangkahManfaat saat Mengolah
Dinginkan bawangMemperlambat pelepasan senyawa iritan
Pakai pisau tajamMengurangi kerusakan jaringan bawang
Gunakan ventilasiMengalirkan senyawa menjauh dari wajah
Potong akar terakhirMengurangi paparan dari bagian dengan konsentrasi lebih tinggi
Pakai kacamata pelindungMengurangi kontak langsung dengan mata

5 Trik Mengupas Bawang Merah

1. Dinginkan Selama 15 hingga 30 Menit

Masukkan bawang merah ke kulkas sekitar 15 hingga 30 menit sebelum proses pengupasan dimulai. Suhu dingin dapat membuat pelepasan senyawa penyebab rasa perih berlangsung lebih lambat.

Waktu pendinginan dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan bahan masakan lainnya. Setelah itu, bawang dapat langsung dikupas dan dipotong sesuai kebutuhan.

2. Pastikan Pisau Tidak Tumpul

Pisau tumpul cenderung merusak lebih banyak jaringan bawang ketika digunakan mengiris. Kerusakan tersebut membuat senyawa iritan lebih mudah terlepas ke udara.

Pisau tajam membantu membuat hasil potongan lebih rapi dengan kerusakan jaringan yang lebih sedikit. Kondisi ini dapat membantu menurunkan rasa pedih pada mata saat memotong bawang.

3. Kupas di Dekat Jendela atau Ventilasi

Area dengan sirkulasi udara yang baik dapat dipilih untuk mengupas bawang merah. Jendela terbuka atau ventilasi memungkinkan aliran udara membawa senyawa iritan menjauh dari wajah.

Langkah ini dapat membantu membatasi jumlah senyawa yang mencapai mata. Pilihan lokasi tersebut terutama berguna ketika bawang diperlukan dalam jumlah lebih banyak untuk bumbu masakan.

4. Hindari Memotong Akar pada Awal Proses

Bagian akar disebut dapat memiliki konsentrasi senyawa yang lebih tinggi dibandingkan bagian lain. Karena itu, akar bawang sebaiknya dibiarkan hingga tahap akhir pengolahan.

Kupas bawang lebih dahulu dan potong bagian lain sebelum menangani akarnya. Urutan tersebut dapat membantu mengurangi paparan senyawa yang membuat mata terasa pedih.

5. Pakai Pelindung Mata bagi yang Sensitif

Kacamata pelindung dapat menjadi opsi bagi orang yang sangat sensitif ketika memotong bawang merah. Alat ini membantu mengurangi kontak langsung antara mata dan senyawa iritan.

Penggunaan kacamata dapat dipadukan dengan ventilasi atau pendinginan bawang. Medcom.id menyebut pemilihan satu cara maupun gabungan beberapa cara dapat membuat persiapan bumbu berjalan tanpa banyak air mata.

Alasan Bawang Merah Memicu Air Mata

Bawang merah mengandung syn-propanethial-S-oxide yang juga dikenal sebagai propanethial S-oxide. Senyawa ini dapat terlepas ketika jaringan bawang dipotong.

Saat senyawa tersebut mengiritasi mata, tubuh merespons dengan mengeluarkan air mata secara alami. Karena itu, seluruh langkah pengolahan berfokus pada mengurangi kerusakan bawang atau menjaga senyawa iritan tetap jauh dari mata.

Baca Juga