André Geraldes Akui Malam Terburuk Casa Pia, Tapi Menolak Ragu Usai Benfica Menang 7-0

André Geraldes menggambarkan kekalahan Casa Pia dari Benfica sebagai malam yang sangat buruk bagi timnya. Meski demikian, kapten Casa Pia menolak menjadikan skor 0-7 sebagai alasan untuk meragukan proses permainan yang sedang dijalankan skuad.

Benfica meraih kemenangan besar dalam laga Liga Portugal tersebut. Hasil itu membuat Casa Pia kehilangan tiga poin, tetapi Geraldes menilai perjalanan tim masih jauh dari selesai.

“Tidak banyak yang perlu dibicarakan, ini malam yang sangat buruk bagi kami. Kami harus meminta maaf kepada para pendukung kami,” kata Geraldes.

Permintaan maaf itu disampaikan karena ia menilai penampilan Casa Pia jauh dari standar yang seharusnya ditunjukkan. Bek kanan berusia 35 tahun tersebut mengakui seluruh tim merasakan beratnya hasil pertandingan itu.

Tidak Menutup Mata atas Kekuatan Benfica

Geraldes menilai Casa Pia tetap harus melihat pertandingan tersebut secara utuh. Ia mengakui Benfica merupakan tim yang sangat kuat, sehingga kekalahan besar itu perlu dievaluasi dengan kepala dingin.

“Ini hasil yang sangat berat, tetapi kami juga tahu Benfica adalah tim yang sangat kuat. Di satu sisi, untung saja ini terjadi sekarang, karena kami masih punya banyak laga untuk dimainkan,” ujarnya.

Menurut Geraldes, masih banyak laga tersisa bagi Casa Pia untuk menunjukkan perbaikan. Kekalahan dari Benfica juga dapat menjadi pelajaran untuk menghadapi tantangan berikutnya di Liga Portugal.

Ia meminta tim tidak membiarkan satu hasil mengecewakan menggeser fokus utama. Casa Pia perlu melanjutkan upaya membangun permainan yang sesuai dengan ide pelatih.

Proses yang Memerlukan Waktu

Kapten Casa Pia tersebut menilai para pemain masih menyerap sebuah ide permainan yang membutuhkan waktu. Karena itu, ia menegaskan kekalahan telak tidak akan menimbulkan keraguan terhadap arah yang telah dipilih tim.

“Ini tidak akan menimbulkan keraguan, karena masih banyak pertandingan tersisa. Ini perjalanan yang sangat panjang, sebuah ide yang sedang kami serap dan itu membutuhkan waktu,” kata Geraldes.

Evaluasi dari pertandingan melawan Benfica diharapkan membantu Casa Pia memperbaiki kekurangan. Geraldes menilai pengalaman buruk itu dapat berguna bagi masa depan selama tim mampu segera melanjutkan perjalanan.

“Belajar juga dari pertandingan ini. Ini akan penting untuk masa depan, tetapi sekarang kami akan melanjutkan perjalanan kami,” tuturnya.

Agenda terdekat Casa Pia adalah pertandingan melawan Gil Vicente pada 24 Agustus di Barcelos. Laga itu memberi tim peluang untuk merespons kekalahan dari Benfica setelah menjalani pemulihan dan persiapan.

Geraldes menegaskan perhatian skuad harus berpindah ke pertandingan berikutnya. Casa Pia akan membawa hasil 0-7 sebagai bahan evaluasi, bukan sebagai alasan untuk kehilangan kepercayaan diri.

Baca Juga