Juventus memulai fase rekonstruksi skuad dengan kemenangan 2-0 atas Juventus Next Gen dalam laga uji coba di Allianz Stadium, Turin. Pertandingan itu tidak berakhir secara normal karena invasi suporter menghentikan laga pada jeda babak pertama.
Kemenangan tersebut terjadi ketika Juventus sedang berusaha bangkit setelah gagal menembus kualifikasi Liga Champions dan harus tampil di Liga Europa. Manajemen menilai musim baru sebagai periode penting untuk mengembalikan klub ke persaingan teratas.
Ambisi Klub Tidak Berubah
John Elkann menegaskan target Juventus tetap mencakup gelar di Italia dan Eropa. “Ambisi kami selalu untuk menang, baik di Serie A maupun di Eropa,” kata Elkann.
Menurut Elkann, masa pembangunan ulang merupakan bagian dari siklus sejarah Juventus. Ia menekankan klub tengah mengerjakan perubahan yang diperlukan untuk kembali ke posisi terbaiknya.
Pembenahan itu melibatkan struktur manajemen dan kekuatan pemain. Juventus mendatangkan Giovanni Carnevali dari Sassuolo sebagai direktur olahraga baru, merekrut Lucumì, serta mendekati Vicario.
Elkann memandang Carnevali sebagai figur yang cocok untuk masa transisi tersebut. “Kemampuan, dorongan, dan semangat [Giovanni] Carnevali untuk membawa Juventus kembali ke tempat yang layak selaras sempurna dengan identitas klub ini,” ucapnya.
Tim Utama Menang Sebelum Insiden
Di lapangan, Francisco Conceicao mencetak gol pembuka bagi Juventus. Weston McKennie lalu menambah gol kedua untuk membawa skuad senior memimpin 2-0 atas tim pengembangan klub.
| Pemain | Skuad | Catatan |
|---|---|---|
| Francisco Conceicao | Tim utama Juventus | Gol pertama |
| Weston McKennie | Tim utama Juventus | Gol kedua |
Luciano Spalletti memakai sistem 4-2-3-1 untuk tim utama dan memasang Kenan Yildiz serta Randal Kolo Muani di lini depan. Juventus Next Gen asuhan Massimo Brambilla menghadapi pertandingan itu dengan formasi 3-4-2-1.
Duel internal tersebut semestinya menjadi sarana mengukur kesiapan pemain senior dan skuad muda. Rencana itu terhenti ketika pendukung memasuki lapangan pada interval pertandingan.
Elkann Mengikuti Arahan Spalletti dari Dekat
Elkann menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan bersama Spalletti. Chief Exor sekaligus Chairman Stellantis itu mengatakan hubungan baiknya dengan pelatih menjadi alasan ia memilih mengikuti laga dari area teknis.
“Saya memiliki hubungan yang kuat dengan [Luciano] Spalletti, dan saya tidak bisa menolak kesempatan untuk menonton pertandingan dari bangku cadangan bersamanya hari ini,” ujarnya. Ia menyebut posisi tersebut memungkinkan dirinya mendengar pemikiran pelatih dan menyaksikan jalannya laga dari garis lapangan.
Elkann menilai Juventus harus kembali menang untuk memperoleh hasil yang lebih besar. Klub juga ingin menjaga identitas sepak bola Italia dalam proses memperkuat komposisi tim.
Laga Juventus kontra Juventus Next Gen disiarkan Sky Sport Calcio, Dazn, dan layanan streaming resmi klub. Meski hanya berlangsung hingga jeda, keunggulan dua gol tim utama memberi gambaran awal atas pekerjaan Spalletti dalam menata skuad.






