DPD RI Awards 2026 menyiapkan empat jalur penghargaan untuk kerja nyata yang mengubah daerah melalui pendidikan, kesehatan, pangan, dan kebudayaan. Ajang ini menempatkan potensi lokal sebagai dasar bagi kontribusi yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Empat bidang tersebut mencakup akses belajar, inovasi hasil riset, ketahanan pangan, dan promosi budaya. DPD RI mengarahkan penghargaan kepada individu yang mampu menghadirkan dampak sekaligus menjaga keberlanjutan kerja di tengah masyarakat.
Rangkuman Empat Kategori
| No. | Kategori | Fokus |
|---|---|---|
| 1 | Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah | Perluasan kesempatan belajar masyarakat |
| 2 | Inovator Teknologi Kesehatan | Inovasi obat atau alat kesehatan dari riset |
| 3 | Penggerak Desa Mandiri Pangan | Kemandirian pangan berbasis potensi lokal |
| 4 | Pelestari Budaya Daerah | Pengembangan dan promosi budaya daerah |
Kategori pertama menyasar inovator pendidikan nonformal atau pendidikan luar sekolah yang berdedikasi memperluas kesempatan belajar. Pengembangan pendidikan di luar jalur formal dipandang penting karena dapat menjangkau kebutuhan masyarakat di daerah.
DPD RI menyatakan penghargaan pendidikan diberikan kepada pihak yang “berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat.” Pengakuan itu menempatkan akses belajar sebagai salah satu bentuk kerja nyata yang mendapat perhatian dalam ajang tersebut.
Inovasi dari Laboratorium hingga Desa
Pada bidang kesehatan, sasaran penghargaan mencakup individu dan akademisi yang menghasilkan inovasi dari riset klinis maupun laboratorium. Inovasi tersebut dapat berupa penemuan obat atau alat kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kategori desa mandiri pangan menekankan pemanfaatan kekuatan lokal untuk membangun ketahanan pangan. Pemberdayaan berkelanjutan menjadi pendekatan yang ditekankan, sehingga upaya itu tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek.
Penghargaan juga memberi perhatian kepada pelestari budaya daerah yang aktif mengembangkan dan mempromosikan kekayaan budaya lokal. Kontribusi tersebut dapat membawa budaya daerah dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui kategori-kategori itu, DPD RI mencari sosok yang dapat menciptakan lapangan kerja atau meningkatkan nilai ekonomi produk lokal. Kontribusi bagi stabilitas pasokan pangan nasional juga termasuk dampak yang menjadi perhatian.
Pendaftaran Nominasi hingga 21 Agustus
Pendaftaran nominasi DPD RI Awards 2026 dibuka hingga 21 Agustus 2026. Penghargaan ini ditujukan bagi individu yang menunjukkan kemampuan menggerakkan potensi daerah dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Di luar empat kategori utama, tersedia penghargaan khusus untuk individu atau kelompok dengan kontribusi yang konsisten dan berkelanjutan bagi daerah. Ruang tersebut memungkinkan apresiasi terhadap kerja sosial yang melampaui batas bidang penghargaan utama.
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyatakan pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh Nusantara. Menurutnya, kekuatan itu tidak hanya berada di pusat pemerintahan atau kota-kota besar.
“Melalui ajang ini, DPD RI ingin mempertegas bahwa kekuatan pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara, bukan hanya pada pusat pemerintahan dan kota-kota besar,” kata Sultan B Najamudin. DPD RI Awards diharapkan dapat memperkuat semangat penggerak daerah serta memperluas dampak perjuangan mereka di masyarakat.






