Sebanyak 334 saham menguat saat IHSG menutup perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026, pada level 6.401,88. Indeks naik sekitar 100 poin atau 1,59 persen dan berakhir di puncak pergerakan hariannya.
Meski demikian, penguatan harian itu belum menghapus tekanan dalam catatan yang lebih panjang. IHSG masih terkoreksi 25,96 persen sejak awal tahun serta terdepresiasi 10,99 persen secara tahunan.
Jumlah saham yang naik memang melampaui saham yang melemah pada sesi tersebut. Tercatat 268 saham turun, sementara 191 saham lainnya stagnan.
Data itu menunjukkan arah positif indeks tidak sepenuhnya diikuti seluruh saham di pasar. Kinerja antar saham tetap beragam meski penutupan IHSG berada di wilayah hijau.
| Status Saham | Jumlah |
|---|---|
| Menguat | 334 saham |
| Melemah | 268 saham |
| Stagnan | 191 saham |
Perdagangan Berubah Arah
IHSG tidak langsung bergerak positif sejak awal perdagangan. Indeks dibuka di 6.296,59 dan sempat menyentuh level terendah 6.267,40.
Dari titik tersebut, indeks berbalik naik hingga mencapai 6.401,88 pada akhir sesi. Posisi itu sekaligus menjadi level tertinggi yang dicatatkan IHSG sepanjang perdagangan.
Rentang antara level terendah dan tertinggi menggambarkan dinamika yang besar dalam satu hari. Pembalikan ini membawa pasar saham domestik keluar dari tekanan yang terjadi pada paruh pertama sesi.
| Indikator IHSG | Catatan |
|---|---|
| Pembukaan | 6.296,59 |
| Level terendah | 6.267,40 |
| Level tertinggi | 6.401,88 |
| Penutupan | 6.401,88 |
| Perubahan harian | Naik 1,59 persen |
Likuiditas Berjalan Tinggi
Aktivitas perdagangan mencatat volume 32,4 miliar saham selama sesi berlangsung. Nilai transaksi mencapai Rp12,43 triliun dengan frekuensi 1.745.872 kali.
Transaksi yang padat berlangsung bersamaan dengan perubahan arah indeks dari zona merah menuju penguatan. Data RTI yang dilansir Detik Finance mencatat penutupan di level 6.401,88 sebagai akhir dari pergerakan tersebut.
Penguatan pada Jumat itu memberi gambaran pemulihan kuat dalam perdagangan harian. Namun, koreksi sejak awal tahun dan depresiasi tahunan menunjukkan tekanan IHSG masih belum sepenuhnya tertutup.
Dengan demikian, kenaikan jumlah saham yang menguat serta penutupan di puncak harian menjadi catatan positif sesi ini. Pergerakan berikutnya tetap berada dalam konteks kinerja indeks yang masih melemah dalam perbandingan periode lebih panjang.






