Setelah 12,5 Tahun Diam, 3 Dompet Bitcoin Memindahkan Aset Rp88 Miliar

Tiga dompet Bitcoin yang tidak aktif selama sekitar 12,5 tahun kembali melakukan transaksi pada pertengahan Agustus 2026. Total aset yang dipindahkan mencapai 87,43 BTC atau diperkirakan bernilai sekitar Rp88 miliar.

Besarnya nilai transaksi bukan satu-satunya hal yang menarik perhatian. Dana dari alamat-alamat lama itu belum terpantau masuk ke bursa umum, sehingga belum terlihat sinyal bahwa aset tersebut akan dijual.

Pergerakan Berhenti di Tahap Konsolidasi

Galaxy Research menemukan bahwa Bitcoin dari dompet lama tersebut bergerak melalui beberapa alamat sebelum menuju dompet baru. Pola ini disebut sebagai konsolidasi aset ke alamat dengan teknologi yang lebih modern.

Rangkaian transaksi tersebut masih berhenti pada pemindahan dan penggabungan dana. Informasi yang tersedia belum menunjukkan tujuan akhir penggunaan Bitcoin itu maupun identitas pemiliknya.

Pengiriman ke dompet baru memiliki karakter berbeda dibanding transfer langsung ke bursa. Dalam pergerakan yang terpantau, tidak ada indikasi penjualan melalui platform perdagangan terbuka.

Nilai Besar dari Simpanan Era Awal

Koin yang baru bergerak itu diperoleh saat harga Bitcoin masih sekitar US$800 hingga US$814 per koin. Nilainya ketika dipindahkan mencerminkan lonjakan besar dibandingkan harga saat aset tersebut awal kali didapatkan.

Menurut estimasi Galaxy Research, potensi keuntungan dari aktivitas tiga alamat itu mencapai sekitar 7.746 persen. Salah satu transaksi bahkan menunjukkan peningkatan nilai yang mendekati 8.000 persen dari nilai awalnya.

Lonjakan tersebut menggambarkan perubahan nilai aset digital yang disimpan dalam periode panjang. Namun, data perpindahan saja tidak cukup untuk menyatakan pemiliknya telah mencairkan atau merealisasikan keuntungan tersebut.

Tiga Alamat Memindahkan 87,43 BTC

Galaxy Research mengidentifikasi aktivitas ketiga alamat itu, yang turut diberitakan Investor Daily. Salah satu dompet tercatat pasif sejak 2 Februari 2014 sebelum memindahkan seluruh saldo yang tersisa.

Urutan AlamatJumlah BitcoinStatus
Pertama27,85 BTCPasif sejak 2 Februari 2014
Kedua26,81 BTCDompet era 2014
Ketiga32,77 BTCDompet era 2014

Transfer awal membawa 27,85 BTC, kemudian dua alamat lain mengirim 26,81 BTC dan 32,77 BTC. Jumlah ketiga transaksi tersebut membentuk pergerakan 87,43 BTC yang nilainya diperkirakan menembus Rp88 miliar.

Sehari sebelumnya, dompet lain dari periode yang sama juga tercatat aktif kembali. Alamat tersebut memindahkan 26,96 BTC dan menambah sorotan terhadap pergerakan aset yang telah lama tidak berpindah.

Perhatian pada Dompet Pasif Bitcoin

Dompet Bitcoin lama sering diperhatikan karena kepemilikan di dalamnya bisa tidak bergerak dalam waktu yang sangat panjang. Saat aset tersebut kembali aktif, skala dan arah pengirimannya dapat memberi gambaran mengenai pola pengelolaan dana pemiliknya.

Pada kasus ini, arah dana menuju alamat baru menjadi detail penting karena membedakannya dari pengiriman ke bursa. Pergerakan 87,43 BTC itu memperlihatkan bahwa aset yang tersimpan sejak 2014 masih dapat kembali muncul dalam transaksi besar.

Baca Juga