Xiaomi 18 Pro Max disebut berpeluang mengambil alih posisi sebagai ponsel tertinggi Xiaomi pada generasi berikutnya. Skenario itu muncul setelah beredar bocoran bahwa Xiaomi 18 Ultra tidak akan masuk ke jajaran perangkat yang direncanakan.
Perubahan ini penting karena nama Ultra selama ini melekat pada varian paling premium dalam lini flagship Xiaomi. Namun, hingga kini Xiaomi belum menyampaikan konfirmasi resmi mengenai susunan model Xiaomi 18.
Pro Max Menjadi Kandidat Model Tertinggi
Pembocor gadget Kartikey Singh menyampaikan melalui unggahan di platform X bahwa Xiaomi telah memutuskan mencoret model Ultra dari keluarga Xiaomi 18. Jika informasi tersebut akurat, seri ini diperkirakan terdiri dari Xiaomi 18, Xiaomi 18 Pro, dan Xiaomi 18 Pro Max.
| Model | Status yang Disebut | Posisi dalam Lini |
|---|---|---|
| Xiaomi 18 Ultra | Dikabarkan tidak hadir | Varian Ultra absen |
| Xiaomi 18 Pro Max | Disebut dipersiapkan | Model tertinggi sementara |
| Xiaomi 19 Ultra | Berpeluang menggunakan nama Ultra | Generasi berikutnya |
Seri Xiaomi 18 diperkirakan meluncur pada akhir 2026. Tanpa model Ultra, Xiaomi 18 Pro Max akan menjadi perangkat yang menempati tingkatan paling atas untuk sementara waktu.
Penggunaan label Pro Max juga mencerminkan arah penamaan yang mulai dipakai sejumlah produsen ponsel China untuk perangkat premium mereka. Meski demikian, belum ada rincian mengenai spesifikasi maupun posisi harga masing-masing model tersebut.
Tekanan Biaya Disebut Memengaruhi Strategi
Laporan yang dikutip tekno.kompas.com menyebut kenaikan biaya komponen sebagai salah satu faktor yang diduga memengaruhi strategi ini. Komponen memori dilaporkan menjadi bagian yang membuat biaya produksi ponsel kelas atas semakin tinggi.
Kondisi tersebut dapat menjelaskan mengapa produsen mempertimbangkan ulang keberadaan model dengan posisi paling premium. Namun, hubungan langsung antara biaya komponen dan keputusan Xiaomi belum dikonfirmasi oleh perusahaan.
Kabar mengenai absennya Xiaomi 18 Ultra masih berada pada tahap bocoran. Rencana produk tetap dapat berubah sebelum jajaran Xiaomi 18 diperkenalkan secara resmi.
Sertifikasi Global untuk Sejumlah Model
Di tengah rumor tersebut, Xiaomi 18 dan Xiaomi 18 Pro Max dilaporkan telah terdeteksi memperoleh sertifikasi EEC untuk pasar global. Temuan ini mengindikasikan setidaknya beberapa perangkat dari keluarga Xiaomi 18 sedang disiapkan untuk pemasaran di luar China.
Sertifikasi EEC belum dapat dipakai sebagai penegasan bahwa seluruh model akan tersedia secara luas di pasar global. Dokumen itu juga tidak memberikan kepastian mengenai ada atau tidaknya varian Ultra.
Kabar serupa mengenai kemungkinan perubahan susunan seri Xiaomi 18 disebut telah muncul sejak akhir Juli 2026. Karena itu, informasi baru dari Kartikey Singh memperkuat perhatian terhadap kemungkinan pergeseran strategi tersebut.
Nama Ultra Disebut Masih Berpeluang Kembali
Absennya Xiaomi 18 Ultra tidak otomatis berarti Xiaomi meninggalkan nama Ultra secara permanen. Kartikey Singh juga menyebut label itu berpeluang dipakai kembali pada Xiaomi 19 Ultra.
Model Xiaomi 19 Ultra diperkirakan hadir pada akhir 2027 atau awal 2028. Apabila bocoran itu terbukti benar, lini Ultra hanya akan melewati satu generasi sebelum kembali digunakan.
Perubahan strategi serupa juga dikabarkan dipertimbangkan oleh Oppo dan Vivo. Menurut bocoran yang sama, Oppo Find X10 Ultra dan Vivo X500 Ultra kemungkinan tetap dibuat, tetapi pemasarannya dibatasi untuk China.
Kedua perangkat tersebut diperkirakan meluncur pada paruh pertama 2027, sedangkan Oppo Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra disebut dipasarkan secara global pada tahun ini. Kepastian mengenai rencana Xiaomi, Oppo, dan Vivo masih menunggu pengumuman resmi dari masing-masing perusahaan.






